Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Self-Acceptance Stage Ibu yang memilili Anak Down Syndrome Laili Alfita; Risydah Fadilah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran   Stage Self-Acceptance pada ibu yang memiliki anak dengan down syndrome.  Penelitian ini menggunakan penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Teknik snowball sampling dilakukan untuk mencari informasi kunci adalah mereka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian atau dilakukan secara berantai dengan meminta informasi pada orang yang telah diwawancarai atau dihubungi sebelumnya. Melalui teknik snowball subjek atau sampel dipilih berdasarkan rekomendasi orang ke orang yang sesuai dengan penelitian dan kuat untuk diwawancarai. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 32 ibu yang memiliki anak down syndrome berada pada tahap bargaining (tawar-menawar) dan 6 ibu berada pada tahap acceptance (penerimaan). Perbedaan tingkat Pendidikan juga menunjukkan bahwa ibu dengan pendidikan SMP, SMA, D3, S1, dan S2 sebagian besar berada pada tahap bargaining, dengan sedikit yang mencapai tahap acceptance. Perbedaan status pekerjaan mengungkapkan bahwa ibu yang bekerja semuanya berada pada tahap bargaining, sementara ibu yang tidak bekerja sebagian besar berada pada tahap bargaining dengan beberapa mencapai tahap acceptance.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Pengelolaan Hasil Pertanian dan Sampah Organik Lubis, Yusniar; Azwana, Azwana; Alfita, Laili
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.790

Abstract

Kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan fokus pada peningkatan sumber daya manusia masyarakat pedesaan melalui penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung terkait pengembangan kreativitas, pengelolaan pertanian, serta pemanfaatan potensi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, koordinasi dengan perangkat desa, penyampaian materi oleh narasumber, serta sesi tanya jawab dengan masyarakat di Kutalimbaru. Pengabdian ini menemukan bahwa Pengembangan sumber daya Manusia membutuhkan waktu yang panjang serta proses pelatihan yang berkepanjangan. Hal itu karena masyarakat harus terus diberikan motivasi serta skill yang bertahan lama dalam mengembang sistem produksi dalam usaha pertanian yang kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal dan non-formal, pelatihan keterampilan, inovasi dalam pengelolaan hasil pertanian, serta pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos. Selain itu, masyarakat juga memperoleh wawasan terkait strategi pemasaran hasil pertanian dan peluang usaha tambahan berbasis potensi desa. Kegiatan ini dapat mendorong peningkatan produktivitas, kreativitas, dan kemandirian masyarakat Desa Kutalimbaru secara berkelanjutan. Terlihat dari meningkatnya pendapatan melalui usaha pertanian dan peningkatan produk yang diperdagangkan masyarakat melalui sistem marketing secara ofline dan online.
Empty chair technique for stress reduction in high school adolescents: a quasi-experimental investigation using the perceived stress scale Laili Alfita; Siti Aisyah
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1192200

Abstract

This study examined the efficacy of the empty chair technique in reducing stress levels among stressed female adolescents in secondary education settings. A quasi-experimental, one-group pretest-posttest design was employed. The sample comprised 74 high school female students selected through purposive sampling based on pre-established stress symptomatology criteria. Psychological distress was assessed using the Perceived Stress Scale (PSS-10), a 10-item unidimensional instrument with demonstrated validity (Cronbach's α = 0.81) and internal consistency across adolescent populations. The empty chair technique intervention was administered across 8 weekly sessions (60-minute duration per session), conducted by trained Gestalt counselors following manualized protocol. Data were analyzed using paired-samples t-tests with calculation of Cohen's d effect sizes and 95% confidence intervals. Mean perceived stress scores decreased significantly from pretest (M = 18.59, SD = 9.18) to posttest (M = 15.85, SD = 9.57), representing a reduction of 2.74 points (95% CI: 1.32–4.16). Paired-samples t-test revealed this reduction was statistically significant, t(73) = 2.91, p = 0.004, with a moderate effect size (Cohen's d = 0.29). The magnitude of change suggests clinically meaningful stress reduction, as approximately 68% of participants demonstrated measurable improvement exceeding one standard error of measurement. The Empty Chair Technique demonstrates efficacy as a school-based, brief psychosocial intervention for reducing psychological stress among adolescents. Future investigations should employ randomized controlled designs with longer follow-up assessments, standardized adherence measures, and multi-method outcome evaluation to establish robust evidence for dissemination within school counseling programs.