Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Total Quality Management, Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus PT Pos Indonesia di Majalengka) Sri Handayani; Maman Suratman
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh total quality management (TQM), gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PT Pos Indonesia di Majalengka. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dan kuesioner yang dijadikan pedoman dalam melakukan wawancara yang  dilakukan pada karyawan tetap PT Pos Indonesia di Majalengka dengan responden 46 karyawan yang diambil dari seluruh jumlah populasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda melalui software statistic SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Total quality management dan gaya kepemimpinan secara simultan  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial total quality management dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja (Kasus Pada Pegawai Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya, Kalimantan Tengah) Muhammad Galih Robbani; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i5.8321

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Latar belakang penelitian didasarkan pada penurunan capaian Key Performance Indicator (KPI) pegawai tetap dari kategori “Baik” menjadi “Cukup” pada periode 2024–2025, serta peningkatan signifikan tingkat keterlambatan (80,39%) dan absensi tanpa keterangan (23,53%) pada tahun 2025. Pra-survey menunjukkan keluhan pegawai paling dominan terhadap kepemimpinan transformasional (73,33%) dan motivasi kerja (66,67%). Populasi penelitian adalah seluruh 51 pegawai tetap dengan menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional (mean = 2,82), motivasi kerja (mean = 2,86), dan kinerja pegawai (mean = 2,88) berada pada kategori “Cukup”. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0,679 + 0,606X₁ + 0,851X₂. Nilai Adjusted R² sebesar 0,861 menjelaskan bahwa 86,1% variasi kinerja pegawai dipengaruhi oleh kedua variabel independen. Hasil uji t dan uji F menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan (sig. = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi penerapan kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja, semakin meningkat pula kinerja pegawai. Disarankan agar manajemen Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya memperkuat praktik kepemimpinan transformasional yang kolaboratif serta program pemberdayaan motivasi kerja guna meningkatkan kinerja operasional dan pelayanan prima kepada nasabah.
Pengaruh Work-life balance dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja melalui Stres Kerja pada Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Provinsi Jawa Barat Maya Yulia Safitri; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan beban kerja terhadap kepuasan kerja dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) di Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 331 penyuluh KB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta berpengaruh negatif terhadap stres kerja. Sebaliknya, beban kerja berpengaruh positif terhadap stres kerja dan berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja. Stres kerja terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, serta berperan sebagai variabel mediasi parsial dalam hubungan antara work-life balance dan beban kerja terhadap kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan kerja penyuluh KB tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi kerja secara langsung, tetapi juga melalui mekanisme psikologis berupa stres kerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan BKKBN, khususnya dalam penguatan kebijakan work-life balance, pengendalian beban kerja, dan pengelolaan stres kerja guna meningkatkan kesejahteraan dan kinerja penyuluh KB.
Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Beban Kerja terhadap Kinerja Petugas Pemungut Pajak Bumi dan Bangungan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-2) Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi di Kecamatan Jatitujuh Dita Nur Firmanti; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7772

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan, dan beban kerja terhadap kinerja petugas pemungut Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Jatitujuh, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 petugas, dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja petugas, sedangkan kepemimpinan dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Motivasi kerja dan kepemimpinan juga berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sementara beban kerja berpengaruh negatif. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja petugas dan memediasi pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan, dan beban kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya kepuasan kerja sebagai mediator dalam meningkatkan kinerja petugas. Oleh karena itu, peningkatan motivasi, kualitas kepemimpinan, dan pengelolaan beban kerja yang proporsional melalui kepuasan kerja yang berkelanjutan dapat meningkatkan kinerja petugas PBB-P2.
Pengaruh Perception of Orgnizational Politics (POP) dan Perceived Organizational Support (POS) terhadap Organizational Commitment Melalui Mediasi Political Skills Pada Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II Prastono WIjayanto; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5926

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perception of organization politics dan perceived organizational support yang dirasakan terhadap organizational commitment melalui mediasi political skills pada Perum Jasa Tirta II. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif verifikatif, melibatkan 288 karyawan tetap yang dipilih melalui simple random sampling. Instrumen pengumpulan data mengadaptasi skala Kacmar & Carlson (1997) untuk perception of organization politics, Eisenberger et al. (1986) untuk perceived organizational support, Meyer & Allen (1997) untuk organizational commitment, dan Ferris et al. (2005) untuk political skills. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perception of organization politics berpengaruh negatif signifikan terhadap organizational commitment (? = -0,249; p < 0,05) namun positif terhadap political skills (? = -0,371; p < 0,05). Perceived organizational support yang dirasakan terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap organizational commitment (? = 0,458; p < 0,05) dan political skills (? = 0,806; p < 0,05). Political skills memediasi hubungan perception of organization politics terhadap organizational commitment (? = -0,137; p < 0,05) dan perceived organizational support terhadap organizational commitment (? = 0,297; p < 0,05). Model penelitian menjelaskan 80% varians organizational commitment dan 85% varians political skills. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model integratif perilaku organisasi dan implikasi praktis bagi optimalisasi manajemen sumber daya manusia di sektor publik.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Beban Kerja, Efikasi Diri, Dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Pegawai Di KPP Pratama Bandung Tegallega Rina Sutanti; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5969

Abstract

Pada lingkungan organisasi yang dinamis dan kompetitif, kinerja pegawai menjadi elemen krusial dalam mencapai keberhasilan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, beban kerja, efikasi diri, dan pengembangan karier terhadap kinerja pegawai di KPP Pratama Bandung Tegallega. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif-verifikatif dengan cara observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 119 responden pegawai KPP Pratama Bandung Tegallega yang diambil dari seluruh jumlah populasi. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Analisis data dilakukan dengan analisis Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja, efikasi diri, dan pengembangan karier memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui perbaikan lingkungan kerja, pengelolaan beban kerja yang proporsional, peningkatan efikasi diri, dan pengembangan karier yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengambilan kebijakan di lingkungan KPP Pratama dalam meningkatkan efektivitas organisasi.
Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi, dan Kepemimpinan terhadap Kinerja (Studi Pada Pegawai Jabatan Fungsional Di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin Dan Teknik Industri (Bbppmpv Bmti) Yeni Yuliani; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7060

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai fungsional di BBPPMPV BMTI. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif digunakan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi variabel serta hubungan kausal di antara variabel tersebut. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert yang diberikan kepada seluruh pegawai fungsional berjumlah 70 orang. Analisis regresi linier berganda dilakukan melalui SPSS versi 26 untuk menguji pengaruh parsial dan simultan, meliputi uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dibuktikan dengan nilai F-hitung sebesar 258,828 dan signifikansi 0,000. Secara parsial, budaya organisasi merupakan variabel yang kontribusinya paling dominan, dengan koefisien regresi 0,712 dan signifikansi 0,000. Hal ini mengindikasikan bahwa nilai, norma, dan pola kerja yang terinternalisasi kuat dalam organisasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja pegawai fungsional. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif signifikan dengan koefisien 0,283 dan signifikansi 0,003, menunjukkan bahwa dorongan psikologis dan insentif kerja berpengaruh dalam memperkuat komitmen dan produktivitas. Sementara itu, kepemimpinan memberikan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja, dengan signifikansi 0,420, sehingga diperlukan konsistensi dan penguatan peran kepemimpinan agar dapat berkontribusi lebih optimal. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai fungsional di BBPPMPV BMTI sangat bergantung pada penguatan budaya organisasi yang adaptif, motivasi kerja yang berkelanjutan melalui sistem penghargaan dan fasilitas pengembangan kompetensi, serta kepemimpinan yang lebih efektif dalam memberikan arahan, pembinaan, dan evaluasi kinerja secara konsisten.
Pengaruh Work Life Balance dan Job Stress terhadap Turnover Intention Karyawan Divisi Aircraft dan Componen (AC) PT Dirgantara Indonesia Gina Karlina; Maman Suratman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7523

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh work life balance dan job stress terhadap turnover Intention karyawan Divisi Aircraft & Component PT Dirgantara Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Pada penelitian ini digunakan teknik probability sampling, jenis probability sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling, dengan subjek penelitian sejumlah karyawan Divisi Aircraft & Component yang dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berada pada kategori kurang baik, job stress berada pada kategori tinggi, dan turnover Intention karyawan berada pada kategori cukup tinggi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance dan job stress berpengaruh terhadap turnover Intention karyawan Divisi Aircraft & Component PT Dirgantara Indonesia. Kondisi work life balance yang kurang baik serta tingkat job stress yang tinggi cenderung meningkatkan turnover Intention karyawan.