Saptono Kusdanu Waskito
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional, Bandung, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Optimalisasi Rute dan Biaya Distribusi Penyaluran Cadangan Bantuan Pangan Tahun 2024 Vrannico Putra Wijaya; Maniah; Saptono Kusdanu Waskito
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4285

Abstract

Penyaluran cadangan bantuan pangan (CBP) memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan pangan, terutama saat menghadapi bencana atau situasi darurat di Indonesia. Efisiensi yang dilakuakan dalam proses distribusi dapat menekan biaya operasional logistik dan memastikan penyaluran bantuan cadangan pangan tiba tepat waktu di titik salur wilayah kerja antaran. Optimalisasi rute yang diharapkan adalah lebih efisien dari biaya awal distribusi yang sudah dilaksanakan, dimana hal ini sangat penting atau dibutuhkan dalam bidang logistik distribusi untuk meminimalkan biaya, mengurangi waktu pengiriman, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Penelitian ini mengusulkan rute yang optimal untuk proses pendistribusian bantuan. Metode yang digunakan adalah Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) dan Travelling Salesman Problem (TSP). Perbandingan dari rute awal yang digunakan dengan Hasil dari penelitian ini terjadinya pengurangan jumlah ritase armada sebanyak 44% (105 ritase) yang digunakan dan pengurangan biaya yang signifikan sebesar 30,5% (Rp49.250.000) dalam proses distribusi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi perencanaan logistik bantuan pangan yang lebih optimal di masa depan.
Pengaruh Demand Imbalance dan Fleet Capacity terhadap Volume Empty Container Repositioning (ECR) serta Implikasinya pada Market Share Desima Ramalia; Melia Eka Lestiani; Saptono Kusdanu Waskito
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5941

Abstract

Empty container repositioning (ECR) menjadi hal yang diperhatikan dalam pelayaran kontainer karena berkaitan dengan biaya perusahaan tanpa perolehan pendapatan komersial. Memperhatikan bahwa setiap wilayah memiliki perbedaan kapasitas produksi dan konsumsi, yang kemudian mempengaruhi terjadinya ketidakseimbangan permintaan pengiriman barang (demand imbalance) pada pelayaran. ECR menjadi action dalam memenuhi demand dari pelabuhan surplus ke pelabuhan defisit. Keterkaitan pemenuhan demand ini, sangat berhubungan dengan kapasitas armada (fleet capacity) yang dioperasikan pelayaran dalam optimalisasi strategi reposisi kontainer. Segala bentuk optimalisasi sangat diharapkan perusahaan agar mampu menjadi pemimpin market share rute pelayaran tersebut. Penelitian kuantitatif ini dengan studi kasus di rute Banjarmasin – Jakarta, menunjukkan secara partial demand imbalance berpengaruh signifikan terhadap volume ECR, namun fleet capacity tidak berpengaruh signifikan terhadap volume ECR. Pengaruh keduanya bersama-sama terhadap volume ECR yaitu 60,1%. Selanjutnya pengaruh volume ECR terhadap market share ternyata hanya 8,5% pada rute tersebut. Pada praktiknya ECR tetap harus dilakukan sebagai pemenuhan kebutuhan kontainer namun dengan jumlah yang efisien dan efektif melalui strategi seperti optimalisasi perencanaan jaringan permintaan, kolaborasi antar pelayaran, diversifikasi jenis muatan (lokal dan ekspor-impor) dan analisis pengoperasian kapal berdasarkan kapasitas dan market volume. Jika efisiensi dan efektivitas ECR tercapai maka perusahaan bisa fokus terhadap kebutuhan prioritas pelanggan dengan harapan meningkatkan market share perusahaan.
Analisis Efektivitas Pemanfaatan GPS Tracker dalam Pemantauan Ketepatan Waktu Armada Distribusi Mirza Azzahra Damayanti; Melia Eka Lestiani; Saptono Kusdanu Waskito
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6026

Abstract

Perkembangan revolusi industri 4.0 yang semakin pesat turut mempengaruhi sektor transportasi logistik. . Saat ini, banyak perusahaan transportasi logistik yang mulai menerapkan digitalisasi dalam aktivitas operasionalnya. Global Positioning System (GPS) tracker merupakan salah satu teknologi yang paling banyak diadopsi oleh perusahaan transportasi logistik untuk mempermudah pelacakan posisi kendaraan dan barang real time. Metode Data Envelopment Analysis (DEA) digunakan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan GPS Tracker dalam mendukung ketepatan waktu pengiriman yang merupakan bagian dari pemantauan kinerja operasional terutama capaian Service Level Agreement (SLA). Dilihat dari efisiensi score, setiap rute mendapatkan score yang cukup tinggi, dengan capaian rata-rata efisiensi untuk keseluruhan DMU sebesar 0,953. Presentase rute efisien sebesar 40%, sedangkan rute yang tidak efisien sebesar 60%.
Menjelajahi Hubungan antara Agile Leadership, Crowd Logistics, dan Efisiensi Pengiriman Last-Mile: Insight dari PT Pos Indonesia Tata Sugiarta; Maniah; Saptono Kusdanu Waskito
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6270

Abstract

Meningkatnya belanja daring dan transformasi digital telah menyebabkan pergeseran besar di sektor logistik, karena tren ini menuntut pengiriman jarak jauh (LMD) yang lebih efisien. Di tengah persaingan global yang ketat dan infrastruktur yang kompleks, PT Pos Indonesia kesulitan untuk tetap kompetitif. Dua metode yang dapat meningkatkan efisiensi distribusi dan fleksibilitas operasional adalah Crowd Logistics dan Agile Leadership. Namun demikian, belum ada penelitian empiris yang substansial mengenai hubungan antara kedua karakteristik ini terkait dengan LMD. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana Crowd Logistics dapat meningkatkan efisiensi distribusi dan bagaimana Agile Leadership memengaruhi efisiensi LMD di PT Pos Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif berdasarkan data survei yang dikumpulkan dari personel manajerial dan operasional PT Pos Indonesia. Variabel penelitian diperiksa korelasinya menggunakan analisis data menggunakan Variance-based Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatkan fleksibilitas dan reaktivitas operasional, Agile Leadership secara signifikan meningkatkan efisiensi LMD. Selain itu, dengan melibatkan komunitas, Crowd Logistics membantu mengurangi biaya distribusi dan mempercepat pengiriman. Dengan menggabungkan Agile Leadership dengan logistik massal, PT Pos Indonesia lebih mampu mengatasi kesulitan logistik dan tetap kompetitif. Dari sudut pandang teoritis, penelitian ini menambah pengetahuan yang ada tentang topik-topik terkait distribusi, termasuk Agile Leadership dan manajemen logistik. Perusahaan logistik dapat menerapkan hasil penelitian ini dengan mengikuti saran-saran yang diberikan untuk taktik yang lebih adaptif dan berbasis komunitas guna meningkatkan efisiensi operasional.
Strategy to Improve Courier & Logistics Performance in the Enterprise Business Directorate through the Influence of Price and Service Quality on Competitive Advantage: Empirical Evidence from PT Pos Indonesia (Persero) Regional 3 Bandung Yogi Sudrajat; Saptono Kusdanu Waskito; Agus Purnomo
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 6 No. 4 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (April
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v6i4.4291

Abstract

The logistics and courier service sector plays an important role in supporting economic growth, especially in the era of digitalization and e-commerce expansion. PT Pos Indonesia, as one of the main players in this industry, faces challenges in improving the performance of couriers and logistics in Regional 3 Bandung. This study is important to understand the factors that influence company competitiveness in orders to improve efficiency and customer satisfaction. This study aims to analyze the effect of price and service quality on competitive advantage, and its impact on company performance at PT Pos Indonesia Regional 3 Bandung. The research method used is quantitative with a descriptive and verification approach. Data were collected through questionnaires from 182 PT Pos Indonesia customers and analyzed using SMART PLS to test the relationship between variables. The results of the study indicate that price and service quality have a significant effect on competitive advantage, which in turn has a positive impact on company performance. In addition, price and service quality also directly affect company performance. This study contributes to understanding strategies for increasing competitiveness in the logistics sector. The implication is that PT Pos Indonesia needs to adjust prices to the promised service standards and increase responsiveness to customer needs in order to improve competitiveness and business performance.   Keyword: Price, Service Quality, Competitive Advantage, Company Performance, PT Pos Indonesia
The Effect of Transportation Supplier Performance, Loading and Unloading Performance, and Logistics Service Quality on Transportation Performance and Their Implications for the Operational Performance of Paket Pos Kilat Khusus at the Kendari Main Branch Office Adam Nugroho; Melia Eka Listiani; Saptono Kusdanu Waskito
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 7 No. 1 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Octob
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i1.5291

Abstract

This research analyzes the influence of transportation supplier performance, loading and unloading operations, and logistics service quality on transportation performance and their implications for operational performance of Special Express Parcel service at the Kendari Main Branch Office of PT Pos Indonesia. Using a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) via SmartPLS software, data were collected from 142 respondents across various operational units. The research reveals that transportation supplier performance has the strongest impact on transportation performance (β = 0.580), followed by loading and unloading performance (β=0.496) and logistics service quality (β=0.089). The model explains 98.4% of transportation performance variance, demonstrating exceptional predictive capability. All hypotheses were statistically significant (p<0.05), with t-statistics exceeding the critical value of 1.977. However, transportation performance explains only 5.5% of operational logistics performance variance, suggesting additional influencing factors. The findings indicate persistent operational challenges at KCU Kendari, including 100% delayed truck arrivals (averaging 30 minutes 26 seconds), 12.02% misrouting in loading and unloading operations, and 29.30% unresolved customer complaints. The research recommends implementing integrated supplier management systems, investing in automated handling equipment, strengthening customer service processes, and deploying advanced fleet management technologies to achieve sustainable operational improvements and maintain competitive advantage in Indonesia's dynamic logistics industry.