Yovitha Yuliejantiningsih
Universitas PGRI Semarang, Semarang, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Se Kecamatan Japah Kabupaten Blora Sripurwati Sripurwati; Yovitha Yuliejantiningsih; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4422

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berdampak pada pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar di Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Kurikulum merdeka menekankan pada penguatan kompetensi peserta didik dan memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran. Meskipun demikian, ada beberapa masalah dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah bahwa kepala sekolah kurang terlibat dalam penyusunan kurikulum dan tidak ada supervisi yang cukup terhadap program kerja guru. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan bersama dengan metode ex post facto. Terdiri dari 24 sekolah dasar di Kecamatan Japah, sampel penelitian terdiri dari 129 guru. Data dianalisis menggunakan regresi dan statistik deskriptif setelah dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai R Square sebesar 48,7%, kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Pemahaman visi dan misi sekolah adalah aspek kepemimpinan kepala sekolah yang memberikan kontribusi paling sedikit. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya untuk memberikan dukungan kepada guru dalam perencanaan dan pelaksanaan kurikulum serta meningkatkan kemampuan kepala sekolah melalui supervisi dan pelatihan yang lebih intensif. Kepala sekolah harus lebih aktif terlibat dalam supervisi dan memberdayakan guru. Di sisi lain, dinas pendidikan dapat memberikan pelatihan dan bimbingan teknis untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru SD Negeri Dabin II Kecamatan Todanan Kabupaten Blora Sugiyarto; Yovitha Yuliejantiningsih; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4427

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi pedagogik guru SD di Dabin II Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. Salah satu faktor yang memengaruhi kompetensi tersebut adalah supervisi akademik kepala sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru di wilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 201 guru SD dan sampel 134 guru. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, linearitas, homogenitas, multikolinearitas, serta pengujian hipotesis menggunakan regresi sederhana dan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru dengan kontribusi sebesar 66,5%. Koefisien korelasi sebesar 0,816 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara variabel supervisi akademik dengan kompetensi pedagogik guru. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar kepala sekolah lebih aktif dalam merencanakan, melaksanakan, dan menindaklanjuti supervisi akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Guru juga diharapkan meningkatkan kemampuan komunikasi dengan siswa sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik.
Manajemen Program Sekolah Siaga Kependudukan dalam Rangka Branding di Sekolah Menengah Dini Lestari; Yovitha Yuliejantiningsih; Supriyono
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5891

Abstract

Branding bagi lembaga pendidikan bukan sekadar menjual nama dan lokasi lembaga pendidikan, melainkan juga menampilkan suatu identitas agar mudah dikenal dan mudah dibedakan dengan lembaga pendidikan lainnya. Strategi branding lembaga pendidikan menjadi sangat penting bagi lembaga pendidikan utamanya pada lembaga pendidikan swasta. Lembaga pendidikan perlu memberikan tampilan proses pelayanan pendidikan melalui atribut kegiatan belajar mengajar yang unik, mutu pembelajaran, kepuasaan belajar, prestasi peserta didik dan mutu lulusan. Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan salah satu program yang dapat membangun citra positif sekolah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Penulis melibatkan 10 narasumber yang terlibat langsung dalam program Sekolah Siaga Kependudukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Brand Activatian atau kegiatan branding yang dapat dilakukan sekolah meliputi enam kegiatan, yaitu (1) Publication (2) Event (3) Communicity Involvement (4) Identity Media (5) Lobbying (6) Social-Investment. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran serta manajemen program sekolah siaga kependudukan dapat menciptakan branding dengan keenam brand activation di atas.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah terhadap Kegiatan Komunitas Belajar di SMP Se-Sub Rayon 04 Kabupaten Grobogan Sumastini; Yovitha Yuliejantiningsih; Supriyono P.S
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kegiatan komunitas belajar di SMP se-Sub Rayon 04 Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, dengan populasi sebanyak 215 guru dan sampel sebanyak 140 guru yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berskala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS for Windows versi 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berada pada kategori baik dan memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap kegiatan komunitas belajar, dengan nilai korelasi sebesar 0,878 yang menunjukkan hubungan sangat kuat, dan nilai determinasi sebesar 0,675, yang berarti 67,5% variasi kegiatan komunitas belajar dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, sedangkan 32,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Ŷ = 19,102 + 0,964X, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan transformasional mampu menciptakan iklim sekolah yang kolaboratif, inspiratif, dan partisipatif sehingga guru terdorong untuk aktif dalam komunitas belajar. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori dan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan penting dalam meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan inovasi guru melalui kegiatan komunitas belajar. Dengan demikian, peningkatan kompetensi kepemimpinan transformasional kepala sekolah menjadi strategi penting dalam memperkuat keberlangsungan komunitas belajar di sekolah.
Peran Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Karakter Religius Peserta Didik Eni Tri Widiyawati; Yovitha Yuliejantiningsih; Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah sebagai manajer dan edukator dalam menumbuhkan karakter religius peserta didik di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik MI Al Mustajab, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan penting dalam merancang, melaksanakan, dan mengawasi program-program keagamaan seperti shalat dhuha, tadarus, dan tahfidz yang berdampak pada penguatan karakter religius peserta didik. Kepala sekolah juga menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai religius di madrasah sehingga tercipta budaya sekolah yang disiplin, santun, dan berakhlak mulia. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembentukan karakter religius peserta didik sangat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah yang memadukan kemampuan manajerial dengan keteladanan spiritual.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar Sritini; Yovitha Yuliejantiningsih; Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6966

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SD Negeri Wonorejo 04 Kabupaten Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa SD Negeri Wonorejo 04 Kecamatan Pringapus menjadi sekolah favorit di wilayahnya, ditinjau dari prestasi akademik dan nonakademik serta tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai edukator, motivator, dan supervisor dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SD Negeri Wonorejo 04 Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan bahan referensi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai edukator melalui pembinaan berkelanjutan dan pendampingan profesional guru; sebagai motivator melalui penciptaan iklim kerja positif, pemberian apresiasi, dan komunikasi efektif; serta sebagai supervisor melalui supervisi akademik yang humanis dan kolaboratif. Sinergi ketiga peran tersebut terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran, yang tercermin dari meningkatnya kompetensi guru, prestasi siswa, dan citra positif sekolah di masyarakat.
The Influence of Teachers’ Work Motivation on Learning Community Activities at Junior High Schools in Sub-Rayon 04, Grobogan Regency Sumastini Sumastini; Yovitha Yuliejantiningsih; Supriyono PS
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 7 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Education Management And Social Science (Decem
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i2.5743

Abstract

This study aims to analyze the effect of teachers’ work motivation on learning community activities at junior high schools in Sub Rayon 04, Grobogan Regency. The research employed a quantitative approach with a correlational design, involving a population of 215 teachers and a sample of 140 teachers selected using proportional random sampling. Data were collected through a closed-ended Likert-scale questionnaire and analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS for Windows version 28. The results showed that teachers’ work motivation was in the good category, indicating that most teachers had a positive drive in performing their duties. Statistical analysis revealed a very strong relationship between work motivation and learning community activities, with a correlation coefficient of 0.785 and a coefficient of determination of 0.564, meaning that 56.4% of the variation in learning community activities was influenced by work motivation, while 43.6% was affected by other factors beyond this study. The regression equation obtained was Ŷ = 31.133 + 0.781X, with a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that work motivation has a positive and significant effect on learning community activities. High teacher motivation, whether stemming from internal factors such as responsibility, job satisfaction, and the desire to develop competencies, or from external factors such as principal support and a conducive work environment, has been proven to encourage greater teacher participation in learning communities. Teachers with strong motivation tend to be more active in sharing knowledge, engaging in discussions, and developing instructional innovations.