Mario Aditya Prasetyo
Universitas Indonesia, Depok, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Platform Dependency Orkestra Komunitas sebagai Strategi Eksistensi Budaya dalam Ruang Digital Muhammad Rosyid Ridlo; Mario Aditya Prasetyo; Rizki Saga Putra; Bunga Shafa Aziizah; Disa Mastura
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan platform digital sebagai strategi visibilitas orkestra komunitas dalam mempertahankan eksistensi budaya, serta memahami bagaimana komunitas ini menavigasi logika algoritma sambil tetap memegang teguh nilai-nilai sosial dan edukatif yang menjadi ciri khasnya. Orkestra komunitas tidak hanya menampilkan aransemen klasik dengan musik populer, tetapi juga tengah bergantung pada platform media digital untuk menjaga eksistensinya di tengah era distribusi konten digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan pada tiga orkestra komunitas, yaitu TRUST Orchestra, Jakarta Concert Orchestra, dan Rumah Orkestra Jogja. Mereka menunjukkan bagaimana ruang digital dan platformisasi berkelindan dalam mendukung eksistensi dan memperluas basis audiens sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam menjaga nilai artistik dan misi edukatif. Hasil penelitian menemukan bahwa orkestra komunitas yang pada awalnya memiliki tujuan utama memperkenalkan budaya musik klasik high art, pada akhirnya larut dalam negosiasi platform. Ketergantungan pada platform digital menandakan tunduknya simbol kreator pada logika platform yang kerap menampilkan budaya populer yang selaras dengan logika industri. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi distribusi melalui platform di ruang digital pada akhirnya tidak hanya menjadi sekedar wadah, tetapi juga menjadi simbol produksi budaya yang mengikuti arus pasar.
Kajian Desain Algoritma Video Pendek TikTok terhadap Perilaku Adiktif Remaja Rizka Annisa Sari; Mario Aditya Prasetyo; Annisa Rachma Syahrizal; Anastassya Putri Kaulika Bangun; Edwar Andiko Heri
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5888

Abstract

Penelitian berjudul Kajian Desain Algoritma Video Pendek TikTok terhadap Perilaku Adiktif Remaja ini membahas adiksi terhadap video pendek yang terjadi pada remaja, sebagai permasalahan baru yang timbul dari teknologi, akibat penggunaan berlebih aplikasi berbasis video pendek seperti TikTok. Dengan menggunakan metode kajian literatur terhadap sembilan artikel jurnal dengan fokus serupa dan menekankan pada aspek teknologi dan komunikasi, penelitian ini menganalisis faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, dan strategi penanganan adiksi, menggunakan perspektif pembentukan teknologi secara sosial (social shaping of technology/SST). Hasil kajian menunjukkan bahwa salah satu penyebab adiksi terhadap video pendek pada remaja ini adalah desain algoritma yang merekomendasikan konten berdasarkan preferensi pengguna, dan mendorong pengguna menggunakan aplikasi dalam waktu lama. Dampak yang ditimbulkan dari adiksi video pendek ini antara lain adalah penurunan fungsi kognitif, berkurangnya konsentrasi, hingga turunnya prestasi akademik. Penelitian juga menemukan bahwa algoritma rekomendasi tidak netral dan tidak transparan. Salah satu bentuk penanganan adiksi video pendek dalam konteks teknologi dan komunikasi adalah perlunya literasi algoritma. Peneliti merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk melakukan riset dengan metode di luar kajian literatur, untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif dalam pembahasan terkait adiksi video pendek pada remaja di Indonesia.
Literasi Digital dalam Pendidikan Jarak Jauh: Studi Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Berdasarkan Model Ellis Mustika Diana; Gunawan Wiradharma; Eka Evriza; Mario Aditya Prasetyo; Dewi Maharani Rachmaningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perilaku pencarian informasi mahasiswa Universitas Terbuka Palembang dalam menyusun karya ilmiah berdasarkan delapan tahapan model David Ellis. Kebutuhan literasi digital yang tinggi dalam konteks pendidikan terbuka dan jarak jauh membuat mahasiswa diharapkan mampu mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara mandiri. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan pengambilan sampel sebanyak 350 mahasiswa melalui teknik proportional random sampling. Instrumen berupa kuesioner Likert terdiri atas 22 item yang mewakili delapan tahapan model Ellis. Hasil menunjukkan bahwa seluruh tahapan perilaku pencarian informasi dilakukan oleh mahasiswa, dengan tahapan chaining (menelusuri referensi lanjutan) sebagai yang paling dominan (rata-rata = 4,37), dan monitoring (memantau informasi terbaru) sebagai yang paling lemah (rata-rata = 3,96). Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan mengikuti perkembangan informasi secara berkala masih perlu diperkuat meskipun mahasiswa cukup aktif dalam proses pencarian dan verifikasi informasi. Hasil ini mengonfirmasi relevansi model Ellis dalam konteks pembelajaran jarak jauh, serta menyoroti pentingnya penguatan literasi digital dalam aspek current awareness. Hasil ini dapat dijadikan dasar bagi pengembangan program pelatihan literasi informasi di perguruan tinggi terbuka untuk mendukung proses akademik yang lebih mandiri, reflektif, dan kredibel.