Eri Kurniawan
Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Bahasa Arab sebagai Bahasa Warisan Komunitas Rabithah Alawiyah Purwakarta Liza Zakiyah; Eri Kurniawan; Ruswan Dallyono; Wawangunawan
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6409

Abstract

Penelitian ini membahas pendidikan bahasa Arab sebagai bahasa warisan pada komunitas keturunan Ba-‘Alawi di Purwakarta dengan fokus pada peran organisasi Rabithah Alawiyah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari semakin terbatasnya penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari meskipun bahasa tersebut memiliki peran penting dalam identitas religius dan kultural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bahasa Arab dipertahankan, diajarkan, dan dimaknai sebagai warisan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap anggota komunitas dan pengurus Rabithah Alawiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sikap terhadap bahasa Arab sangat positif, keterampilan berbahasa Arab terutama di kalangan generasi muda cenderung menurun. Bahasa Arab masih hadir dalam domain keluarga melalui istilah kekerabatan dan sebagian kegiatan keagamaan, namun penggunaannya dalam interaksi sosial sehari-hari sangat terbatas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya strategi yang lebih inklusif dan inovatif dari organisasi serta dukungan keluarga dalam menjaga keberlanjutan bahasa Arab sebagai bahasa warisan di komunitas Ba-‘Alawi.
Women’s Representation in Mandailing Patriarchal Culture: A Corpus-Assisted Critical Discourse Analysis of Local News Media: Representasi Perempuan dalam Budaya Patriarkal Mandailing: Analisis Wacana Kritis Berbasis Korpus pada Media Berita Lokal Hanifah Oktarina; Eri Kurniawan; Rinaldi Supriadi
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v8i1.98842

Abstract

Media plays a crucial role in shaping public discourse and reinforcing cultural ideologies, particularly regarding gender representation. In Mandailing society, where patriarchal norms are prevalent, media discourse provides valuable insights into the positioning of women in social and political spheres. This study investigates the linguistic representations of women in local online news media in Mandailing and explores how these discourses either uphold or challenge patriarchal values. Utilizing a Corpus-Assisted Discourse Studies (CADS) approach, the research combines quantitative corpus analysis with qualitative Critical Discourse Analysis (CDA). The data consists of 180 news articles published between 2020 and 2025 from four local digital news platforms. AntConc 4.3.1 was used to perform word list, concordance, and collocation analyses to uncover patterns in word frequency and lexical associations. These patterns are interpreted through Van Dijk’s socio-cognitive model to understand how discursive structures reflect underlying social ideologies. The analysis reveals that while the media often depicts women as active agents and supporters of solidarity, it also contains elements that reinforce traditional roles and patriarchal norms. The findings underscore the complexity of gender representation in this local context, suggesting that media portrayals can significantly influence societal perceptions of gender roles, promoting both empowerment and the reinforcement of patriarchal values.