Transformasi digital telah menjadi agenda strategis dalam sistem pendidikan global dan nasional, terutama diakselerasi oleh pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis literatur mengenai proses, faktor penentu, tantangan, dan dampak dari integrasi transformasi digital ke dalam kurikulum dan pembelajaran di tingkat pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA, studi ini mensintesis temuan dari artikel-artikel penelitian yang relevan dan berkualitas tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi digital merupakan proses multifaset yang melampaui sekadar adopsi teknologi, menuntut perubahan fundamental dalam pedagogi, budaya sekolah, dan kompetensi sumber daya manusia. Faktor-faktor kunci penentu keberhasilan meliputi kepemimpinan digital yang visioner, kompetensi digital guru yang holistik (mencakup TPACK), serta pengembangan profesional yang berkelanjutan. Sebaliknya, tantangan utama yang dihadapi, khususnya di Indonesia, adalah kesenjangan digital yang tajam dalam hal infrastruktur dan kompetensi, serta hambatan internal seperti resistensi guru terhadap perubahan. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital memerlukan pendekatan ekologis yang holistik dan berkelanjutan, dengan fokus pada isu ekuitas. Rekomendasi strategis ditujukan bagi pembuat kebijakan, pimpinan sekolah, dan lembaga pendidikan guru untuk merancang intervensi yang terintegrasi dan kontekstual.