Arini Julia
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KRITIS METODE CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DAN OPTIMALISASI STRATEGI PEDAGOGIS UNTUK PENINGKATAN KERELIGIUSITAS SISWA SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS KONTEKSTUAL SDN 16 KOTA BENGKULU) Fira Fauzia; Tri Utami Ramadani; Gekia Afiani; Yunda Mardatillah; Arini Julia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36987

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the lecture method in Islamic Religious Education (PAI) and to formulate alternative learning strategies that are more relevant to the needs of contemporary students. Although the lecture method has long been considered practical and easy to apply, recent findings indicate that it is no longer adequate in promoting active participation, deep understanding, and character development among learners. This research employs a qualitative approach through library research supported by empirical observations in several schools in Bengkulu. The results show that the lecture method positions students as passive listeners, leading to low engagement, reduced motivation, and limited learning outcomes. Through comparative analysis of active learning strategies such as the Value Clarification Technique (VCT), storytelling, and role playing, this study proposes more effective alternatives suited to modern learners' characteristics. These methods have been shown to enhance classroom interaction, strengthen conceptual understanding, and cultivate moral values through meaningful learning experiences. The study recommends integrating active learning approaches as primary strategies in PAI instruction while considering students’ needs and the contextual conditions of each school.
Konsep Tauhid Mengenai Jenis -Jenis Tauhid Bahaya Syirik dan Pentingnya Menjaga Tauhid Maura Nur Aysa; Ririn Eriska; Anggun Fadhilah; Anugrah Dimas Wijaya; Iqbal Barory; Arini Julia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9590

Abstract

Tawhid is the fundamental foundation of Islamic teachings, affirming the so oneness of Allah SWT in His essence, attributes, and actions. This study aims to provide a comprehensive analysis of the concepts of Tawhid, including Tawhid Rububiyyah, Tawhid Uluhiyyah, and Tawhid to Asma’ wa Sifat, as well as discussing the forms of shirk that oppose the purity of monotheism. Using a qualitative approach and library research, this study examines classical and contemporary literature to highlight the significance of Tawhid in shaping a Muslim’s character, worship practices, and spiritual consistency. The findings reveal that a correct understanding of Tawhid greatly influences the development of moral character, sincerity in worship, and steadfastness in faith. Moreover, thestudy is emphasizes the severe danger posed by shirk both major and minor which can corrupt belief and invalidate one’s deeds. Therefore, preserving Tawhid is essential for every Muslim in order to achieve ultimate success in this life and the hereafter.
Peran dan Fungsi Guru PAI dalam Pendidikan Nasional Arini Julia; Elza Aulia; Syahrul Ramadhan; Rensi Fitriani; Rika Damayanti
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia merupakan hal krusial yang patut mendapat perhatian, karena merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang perilaku baik dan buruk. Oleh karena itu, peningkatan strategi dan fungsi guru PAI diperlukan dalam pembelajaran agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran dan fungsi guru PAI dalam pendidikan nasional, khususnya menjelaskan fungsi guru PAI sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan panutan, serta mendeskripsikan bagaimana guru PAI mengimplementasikan penguatan karakter dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi terkait peran dan fungsi guru PAI dalam pendidikan nasional. Pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena yang ada berdasarkan data dan teori yang diperoleh dari sumber-sumber tersebut. Temuan dan pembahasan utama penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan nasional, sehingga kualitas hidup guru perlu ditingkatkan secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fungsi dan peran guru PAI dalam pendidikan nasional, menjadi acuan bagi guru PAI dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter, serta memberikan masukan bagi lembaga pendidikan dan pengambil kebijakan.
Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam Arini Julia; Malinda Musfika Rahayu; Marlena; Jini Wahyedi; Sama Luci Lestari; M.Fakhri Ridhatama; Mayzen Mawarni
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan strategi komprehensif guna mengembangkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penguatan materi ajar dan penerapan metode pembelajaran inovatif, yang secara umum ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di sekolah. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya penguasaan materi ajar guru PAI, kurangnya variasi metode dan media pembelajaran, serta keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan studi kasus ini mengusulkan tiga strategi utama : pertama, Strategi Kolaborasi, yaitu mengoptimalkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi ; kedua, Pemanfaatan Teknologi, melalui penyediaan platform digital, webinar, dan online course ; dan ketiga, Program Pelatihan Berkelanjutan yang berbasis kebutuhan spesifik dan mendorong sertifikasi di area kontemporer seperti literasi digital dan moderasi beragama. Selain itu, penerapan metode inovatif seperti Project-Based Learning (PjBL) dan pembelajaran kooperatif dinilai efektif dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Secara keseluruhan, investasi dalam strategi pengembangan kompetensi ini sangat krusial untuk memastikan guru PAI mampu menjalankan tugas mendidik dan membimbing siswa menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berilmu pengetahuan.