Penelitian ini meneliti tentang penerapan teknik behavior contract untuk mengurangi cyber aggression siswa SMP Negeri 25 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku cyber aggression pada siswa SMP Negeri 25 Makassar? (2) Untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan teknik behavior contract pada siswa SMP Negeri 25 Makassar? (3) Untuk mengetahui bagaimana teknik behavior contract dapat mengurangi perilaku cyber aggression siswa di SMP Negeri 25 Makassar? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen design pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 siswa SMP Negeri 25 Makassar yang teridentifikasi memiliki perilaku cyber aggression tinggi. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan sampel penelitian sebanyak 20 siswa, yang kemudian dibagi menjadi 10 siswa pada kelompok eksperimen dan 10 siswa pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala cyber aggression typology questioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji hipotesis independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran perilaku cyber aggression siswa sebelum diberikan treatment yaitu mengirimkan stiker tidak senonoh karena merasa itu hal yang lucu, memberikan komentar buruk pada postingan random, ketika marah siswa menggunakan sosial media untuk membalas orang lain: 2) Penerapan teknik behavior contract terdiri dari 6 tahapan yaitu rasional, analisis perilaku, penentuan jenis penguatan, pemberian reinforcement, intervensi khusus, evaluasi: 3) Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan intervensi berupa teknik behavior contract siswa yang awalnya berada pada kategori tinggi mengelami penurunan yang signifikan setelah diberikan intervensi dan berada pada kategori rendah. Dengan demikian pemberian intervensi teknik behavior contract teruji dapat digunakan untuk mengurangi perilaku cyber aggression siswa.