Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PRODUKSI KONTEN REELS INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT RATE AKUN @BOOGIEAPPAREL.CO.ID Bianka Dwinanda Larasati; Leonard Dharmawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37615

Abstract

The daily activities of Indonesians have undergone a shift towards digitalization, including in the field of marketing, which is now carried out using social media (digital marketing). This situation requires every businessperson to learn effective digital marketing strategies. Therefore, this study aims to present Instagram Reels content production strategies for increasing engagement, using a case study of a garment company, PT Boogie Apparel Indonesia. Qualitative methodology was used in this study through interviews and direct observation. This study concluded that reels content can increase the engagement rate on Reels content can increase if supported by several appropriate strategies, namely increasing the frequency of uploads, minimizing the content duration to a maximum of 15 seconds, varying the content format while maintaining consistency, producing high-value content, and creating content hooks that are appropriate based on the content. Keywords: Instagram, PT Boogie Apparel Indonesia, Strategy Aktivitas masyarakat Indonesia sehari-hari telah mengalami perubahan ke arah digital, termasuk bidang pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan media sosial (pemasaran digital). Kondisi ini menuntut setiap pebisnis dalam mempelajari strategi digital marketing yang baik, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan strategi produksi konten reels Instagram terhadap peningkatan engagement yang menggunakan studi kasus perusahaan garmen, yaitu PT Boogie Apparel Indonesia. Metodologi kualitatif digunakan dalam penelitian ini melalui proses wawancara dan observasi secara langsung. Penelitian ini menghasilkan pernyataan bahwa konten reels dapat meningkatkan engagement pada konten reels dapat mengalami kenaikan jika didukung oleh beberapa strategi yang tepat, yaitu meningkatkan frekuensi unggahan, meminimalisir durasi konten maksimal 15 detik, format isi konten yang beragam namun tetap konsisten, memproduksi konten yang memiliki value tinggi, serta menciptakan hook konten yang sesuai berdasarkan format isi konten. Kata Kunci: Instagram, PT Boogie Apparel Indonesia, Strategi
Praktik Ekspresi Diri Melalui Konten di Tiktok: Studi Kasus Penggunaan Lagu Kekal Karya Nadin Amizah Gibran Ramadhan Nur Ahyar; Leonard Dharmawan; Athaullah Sikumbang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9384

Abstract

Penggunaan musik TikTok telah meluas dari fungsi estetik semata menjadi alat komunikasi simbolik, tetapi bagaimana lagu-lagu tertentu digunakan untuk ekspresi diri dengan manajemen citra yang sadar belum dipelajari secara mendalam. Studi ini mengeksplorasi praktik ekspresi diri pengguna TikTok dengan menggunakan lagu Nadin Amizah “Kekal” sebagai objek studi, dengan fokus pada bentuk-bentuk ekspresi yang muncul, hierarki elemen komunikasi yang digunakan, dan posisi musik dalam konstruksi pesan multimodal. Studi ini dirancang sebagai studi kasus kualitatif dengan wawancara mendalam dengan tiga kreator konten dan observasi terhadap sepuluh konten TikTok berdasarkan lagu tersebut yang dianalisis menggunakan enam tahapan analisis tematik oleh Braun dan Clarke. Lima tema utama yang muncul dari studi ini adalah: musik sebagai proksi emosional, spontanitas dalam proses kreatif, ekspresi pribadi sebagai resonansi universal, hierarki elemen komunikasi yang bervariasi di antara pengguna, dan musik sebagai jangkar emosional dalam pesan multimodal. Lima mode ekspresi diri yang berbeda dalam satu karya musik juga diamati, seperti ekspresi rasa syukur, ekspresi kerinduan, refleksi diri, apresiasi terhadap momen transisi, dan ajakan untuk partisipasi penonton. Hasil ini memperluas gagasan Goffman tentang perlengkapan ekspresif dan memperkuat tesis bahwa musik di platform digital berfungsi sebagai jangkar emosional untuk mengkomunikasikan pesan yang dapat ditafsirkan beragam kepada audiens yang berbeda, sebuah dimensi yang belum sepenuhnya diperhitungkan dalam literatur komunikasi digital yang ada.
STRATEGI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DALAM OPTIMALISASI ENGAGEMENT AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @TRIBUNBOGOR Risa Anjeli Defani; Leonard Dharmawan
KOMUNIKATA57 Vol. 7 No. 1 (2026): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v7i1.2142

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara penyampaian informasi, khususnya pada media berita daring yang terus mengalami peningkatan konsumsi secara global. Platform media sosial telah menjadi saluran utama dalam penyebaran informasi digital, sehingga mendorong media berita untuk beradaptasi melalui strategi desain grafis guna meningkatkan keterlibatan audiens (audience engagement). Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi desain komunikasi visual yang diterapkan pada akun Instagram @tribunbogor dalam mengoptimalkan audience engagement melalui elemen visual seperti tipografi, tata letak, dan hierarki visual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis Miles dan Huberman, yang didukung oleh observasi digital, teknik purposive sampling, penyajian data secara deskriptif, serta analisis Instagram Insights pada periode Januari hingga Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap format konten menerapkan strategi desain yang berbeda: unggahan tunggal menekankan aspek penekanan visual, unggahan carousel berfokus pada retensi informasi melalui kombinasi tipografi, sedangkan reels mengoptimalkan ketepatan visual dengan memanfaatkan safe zone, perataan tengah (center alignment), dan tipografi sans-serif. Dengan demikian, strategi desain komunikasi visual yang adaptif dan selaras dengan karakteristik platform Instagram berkontribusi terhadap peningkatan audience engagement.
Public relations strategies of BPKP RI in public information dissemination through instagram social media Rafqi Syafrial Fazri; Leonard Dharmawan
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.102623

Abstract

Abstrak: Media sosial menjadi alat strategis dalam mendukung transparansi dan keterbukaan informasi publik. Humas instansi pemerintahan dituntut untuk adaptif dalam menyampaikan informasi yang relevan, cepat, dan menarik kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Humas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP RI) dalam mempublikasikan informasi publik melalui media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan teori model komunikasi SMCR (Source, Message, Channel, Receiver) dari David K. Berlo menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas BPKP RI bertindak sebagai sumber komunikasi yang kredibel dengan perencanaan konten yang matang dan didukung oleh tim komunikasi yang terstruktur. Pesan yang disampaikan bersifat informatif dan edukatif dengan gaya visual yang menarik serta bahasa yang komunikatif. Kanal yang digunakan, yaitu Instagram, dinilai efektif dalam menjangkau publik, terutama generasi muda. Penerima pesan (audiens) menunjukkan respons positif melalui interaksi di kolom komentar dan jumlah impresi yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi Humas BPKP RI melalui Instagram telah sesuai dengan prinsip komunikasi efektif dan mampu meningkatkan transparansi serta keterlibatan publik terhadap program kerja pemerintah. Kata kunci : humas digital; komunikasi digital; komunikasi pemerintah; konten; model SMCRAbstract: Social media has become a strategic tool in supporting transparency and the openness of public information. Public relations departments in government institutions are required to be adaptive in delivering relevant, timely, and engaging information to the public. This study aims to analyze the communication strategy used by the Public Relations Division of the Financial and Development Supervisory Agency of the Republic of Indonesia (BPKP RI) in disseminating public information through the social media platform Instagram. This research employs the SMCR communication model theory (Source, Message, Channel, Receiver) developed by David K. Berlo, using a qualitative descriptive approach with methods including observation, interviews, and documentation studies. The results show that BPKP RI’s Public Relations acts as a credible source of communication, supported by well-planned content and a structured communication team. The messages conveyed are informative and educational, presented with engaging visuals and communicative language. The chosen channel, Instagram, is considered effective in reaching the public, particularly the younger generation. The audience (receivers) has shown a positive response, as evidenced by active interactions in the comments section and a high number of impressions. This study concludes that the communication strategy of BPKP RI's Public Relations through Instagram aligns with the principles of effective communication and has succeeded in enhancing transparency and public engagement with government programs. Keywords : content; digital communication;  digital public relations; government communication; SMCR model