p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Belalek EDUSHOPIA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Metode Al-Jurumiyah dalam Meningkatkan Pemahaman Kitab Kuning di Pondok Pesantren Salafiyah Ibrahimy Azaim, Moh; Husni, Muhammad
Belalek Vol. 3 No. 2 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i2.4592

Abstract

Understanding the Arabic text is a fundamental skill for students in Salafiyah Islamic boarding schools. However, many novice students struggle to read Arabic texts due to their weak mastery of basic grammar. This Community Service Program (PKM) aims to implement and measure the effectiveness of the Al-Jurumiyah method in improving students' understanding of Arabic sentence structure at the Ibrahimy Salafiyah Islamic Boarding School. The implementation method included structured training, intensive mentoring, reading exercises, and evaluation through pre- and post-tests. The results showed a significant increase in understanding of basic grammar rules and reading ability in the Arabic text. These findings confirm that the Al-Jurumiyah method is highly relevant as an approach to teaching basic grammar for novice students. This program is expected to continue as a model for teaching Arabic grammar in Islamic boarding schools.
Integrasi Ilmu Pengetahuan Dan Tradisi Dalam Perspektif Filsafat: Analisis Filsafat Tentang Kearifan Lokal Dan Modernitas Azaim, Moh; Setiarawati, Setiarawati; Agus, Agus
EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): EDUSHOPIA: JOURNAL OF PROGRESSIVE PEDAGOGY
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Sayid Mohammad Alawi Al Maliki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan modern yang ditandai oleh rasionalitas, empirisme, dan sistematika telah membawa kemajuan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Namun, di sisi lain, modernitas juga menimbulkan tantangan serius terhadap keberlanjutan kearifan lokal dan tradisi budaya yang telah lama menjadi fondasi nilai, etika, dan harmoni sosial masyarakat. Dikotomi antara tradisi dan modernitas, serta antara pengetahuan lokal dan ilmu ilmiah, sering kali dipahami secara antagonistik sehingga memunculkan konflik epistemologis dan kultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis integrasi ilmu pengetahuan dan tradisi dengan menempatkan kearifan lokal sebagai sumber nilai yang relevan dalam pengembangan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan filsafat ilmu dan filsafat kebudayaan untuk mengkaji aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari ilmu dan tradisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi ilmu pengetahuan dan tradisi bersifat komplementer, di mana tradisi memperkaya dimensi etis dan makna ilmu, sementara ilmu pengetahuan memperkuat keberlanjutan dan relevansi kearifan lokal di tengah arus modernitas. Dengan demikian, pendekatan filsafat berperan sebagai jembatan konseptual dalam membangun sintesis antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai tradisional guna mewujudkan pengembangan ilmu yang beretika dan berkelanjutan.