Abstract. This study aims to analyze the relationship between Fear of Missing Out (FoMO) and social media addiction, and to determine whether self-control has a role as a mediating variable in that relationship in emerging adulthood in Bandung City. A quantitative approach with Path Analysis was used in this study. Participants numbered 282 people aged 18–25 years who are active social media users. The instruments used were the Indonesian version of the ON-FoMO Scale, the Indonesian adaptation of the Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS), and the Indonesian version of the 10-item Self-Control Scale. The results show that FoMO has a positive and significant effect on social media addiction (β=.282, p<.001). Self-control was found to play a significant role as a partial mediator in the relationship between FoMO and social media addiction indirect effect =(.099). These findings confirm that FoMO is an important factor that triggers social media addiction, and the mediating mechanism through self-control explains part of that relationship. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan kecanduan media sosial, serta mengetahui apakah self-control (kontrol diri) memiliki peran sebagai variabel mediator dalam hubungan tersebut pada emerging adulthood di Kota Bandung. Pendekatan kuantitatif dengan analisis Path Analysis digunakan dalam penelitian ini. Partisipan berjumlah 282 orang berusia 18–25 tahun yang merupakan pengguna aktif media sosial. Instrumen yang digunakan adalah ON-FoMO Scale versi Indonesia, Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) versi adaptasi Indonesia, dan Skala Kontrol Diri 10-item versi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecanduan media sosial (β=.282, p<.001). Kontrol diri ditemukan berperan signifikan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara FoMO dan kecanduan media sosial efek tidak langsung =(.099). Temuan ini menegaskan bahwa FoMO merupakan faktor penting yang memicu kecanduan media sosial, dan mekanisme mediasi melalui kontrol diri menjelaskan sebagian dari hubungan tersebut.