Lubis, Salwah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pendidikan Akhlak Berbasis Sirah Nabawiyah Bagi Generasi Z Pasaribu, Sufriansyah; Faidah, Ainil; Siregar, Nadaiya Tu’rizki; Lubis, Salwah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2253

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat membuat Generasi Z menghadapi tantangan akhlak yang khas, seperti mudah terpecahnya perhatian, sikap serba relatif terhadap benar salah, dan melemahnya integritas karena terlalu sering terpapar konten virtual yang tidak terkontrol. Di sisi lain, Sirah Nabawiyah sebenarnya menawarkan teladan yang utuh untuk membentuk akhlakul karimah, dengan menonjolkan keseimbangan antara kedekatan spiritual, kestabilan emosi, dan ketangguhan jiwa ketika berhadapan dengan persoalan moral yang rumit. Bertolak dari kondisi itu, penelitian ini mengajukan suatu model pendidikan akhlak berbasis Sirah Nabawiyah yang sengaja disesuaikan dengan karakter Generasi Z melalui pembelajaran digital, interaktif, dan berbasis proyek, sehingga peserta didik diajak terlibat dalam kolaborasi kreatif, refleksi mendalam, dan inovasi cara belajar yang dapat meningkatkan motivasi dari dalam diri. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dan penyusunan model konseptual, dengan cara menganalisis kesesuaian nilai-nilai kenabian dengan ciri khas Generasi Z, termasuk kecenderungan mereka untuk mencari keaslian dalam dunia digital, berpikir mandiri, dan membangun jejaring solidaritas di komunitas-komunitas virtual. kesimpulan penelitian ini menjelaskan bahwa integrasi Sirah Nabawiyah ke dalam strategi pengajaran yang adaptif dan berbasis teknologi dipandang berpotensi kuat untuk memperkokoh imunitas moral Generasi Z di era digital, sekaligus mendorong terbentuknya identitas yang etis dan utuh, berkesinambungan, terbuka, dinamis, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.