Vina Riani, Putu Endy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin dalam Memperkuat Budaya Sekolah Dasar Vina Riani, Putu Endy; Werang, Basilius Redan; Wibawa, I Made Citra
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2495

Abstract

Budaya sekolah adalah salah satu pandangan yang diakui oleh seluruh warga sekolah yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karakter siswa. Budaya sekolah harus mampu mendorong dan meningkatkan mutu sekolah, agar tercipta budaya sekolah yang baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya berbagai permasalahan perilaku peserta didik yang menunjukkan lemahnya penerapan budaya sekolah, sehingga diperlukan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola dan mengarahkan seluruh warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi apa saja yang digunakan oleh kepala sekolah dalam memperkuat budaya sekolah dasar di Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng. Kepala sekolah memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk kualitas pendidikan yang baik di sekolah, karena kepala sekolah memiliki peran penting dalam membimbing arah sekolah. Tujuan penelitian ini dicapai melalui penggunaan motode pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara kepada 10 kepala sekolah dasar di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini menampilkan dua tema terkait strategi penguatan budaya sekolah: Mengintregasikan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kegiatan sekolah yang dikategorikan menjadi tiga yaitu: (1) Parahyangan, (2) Pawongan, dan (3) Palemahan, tema kedua adalah bekerjasama dengan desa adat setempat.