Pembangunan ekonomi desa menuntut adanya sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Namun, banyak lembaga ekonomi desa seperti koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi permasalahan pencatatan keuangan yang bersifat manual, tidak terstandar, serta rentan terhadap kesalahan dan kehilangan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa aplikasi keuangan mikro berbasis Android melalui kolaborasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dan pengabdian dosen STIE AMKOP Makassar di Desa Galung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Metode pelaksanaan meliputi seleksi aplikasi keuangan mikro, integrasi literasi keuangan dan prinsip keuangan syariah, sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat, pendampingan penggunaan aplikasi, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dan survei kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi keuangan mikro mampu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pencatatan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan koperasi desa, BUMDes, dan UMKM. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan literasi digital dan literasi keuangan masyarakat desa, dengan tingkat penerimaan aplikasi yang tinggi. Integrasi prinsip keuangan syariah memberikan nilai tambah berupa kejelasan akad dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ekonomi desa. Dengan demikian, kolaborasi KKN dan pengabdian dosen melalui penerapan TTG terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan dapat direplikasi di desa lain untuk mendukung transformasi digital tata kelola keuangan desa.