Perkembangan platform digital seperti TikTok telah mengubah cara masyarakat memproduksi, membagikan, dan memaknai tarian sebagai bentuk ekspresi budaya modern. Fenomena ini menunjukkan pergeseran bahwa tarian tidak hanya tampil sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai tren digital yang dibentuk oleh kreativitas kreator dan partisipasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tarian berkembang sebagai tren di TikTok melalui kajian terhadap pola gerak, bentuk keterlibatan pengguna, serta literasi teknologi yang dimiliki kreator konten tari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data daring, termasuk analisis konten video, komentar pengguna, serta simulated interview yang disusun berdasarkan pola umum strategi kreator tari di TikTok. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi karakteristik gerak, dinamika interaksi digital, dan kompetensi teknologi yang muncul dalam proses produksi konten tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren tarian di TikTok terbentuk melalui gerak yang sederhana, repetitif, dan mudah direplikasi, sehingga mendorong partisipasi pengguna secara luas. Kreator juga memanfaatkan fitur digital seperti sinkronisasi musik, efek visual, dan teknik penyuntingan dasar untuk meningkatkan daya tarik konten. Temuan ini menegaskan bahwa literasi teknologi menjadi aspek penting dalam keberhasilan kreator dalam membangun identitas digital dan mempertahankan keterlibatan audiens. Penelitian menyimpulkan bahwa TikTok tidak hanya menjadi ruang penyebaran tarian populer, tetapi juga ekosistem pembelajaran digital yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan adaptasi teknologi dalam praktik seni tari. Implikasi penelitian ini mengarah pada pentingnya integrasi literasi digital dalam pendidikan seni agar peserta didik mampu merespons perkembangan budaya digital secara kritis dan produktif. ABSTRACT DANCE AS A DIGITAL TREND ON TIKTOK: AN ANALYSIS OF MOVEMENT, USER PARTICIPATION, AND CREATOR TECHNOLOGY LITERACY, DECEMBER 2025. The development of digital platforms such as TikTok has changed the way people produce, share, and interpret dance as a form of modern cultural expression. This phenomenon shows a shift in which dance is not only presented as a performing art, but also as a digital trend shaped by the creativity of creators and user participation. This study aims to analyze how dance has developed as a trend on TikTok by examining movement patterns, forms of user engagement, and the technological literacy of dance content creators. The study uses a qualitative approach utilizing online data, including video content analysis, user comments, and simulated interviews based on common patterns in the strategies of dance creators on TikTok. The data is analyzed thematically to identify movement characteristics, digital interaction dynamics, and technological competencies that emerge in the dance content production process. The results show that dance trends on TikTok are formed through simple, repetitive, and easily replicable movements, thereby encouraging widespread user participation. Creators also utilize digital features such as music synchronization, visual effects, and basic editing techniques to enhance the appeal of their content. These findings confirm that technological literacy is an important aspect of creators' success in building a digital identity and maintaining audience engagement. The study concludes that TikTok is not only a space for spreading popular dances, but also a digital learning ecosystem that encourages collaboration, creativity, and technological adaptation in dance practice. The implications of this study point to the importance of integrating digital literacy into arts education so that students are able to respond to developments in digital culture critically and productively. Keywords: Technology Literacy, Dance, TikTok, Digital Trends.