Abstrak: Transformasi digital telah melahirkan bentuk baru kewirausahaan yang dikenal sebagai kewirausahaan digital. Perkembangan ini menempatkan pendidikan kewirausahaan digital sebagai elemen penting untuk membekali generasi menghadapi tantangan ekonomi modern. Penelitian ini menyajikan sintesis sistematis literatur dalam sepuluh tahun terakhir, mencakup analisis kata kunci, tren tahunan, distribusi geografis, pendekatan metodologis, kerangka teoretis, fokus kajian, dan rekomendasi rancangan desain konseptual pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap 40 artikel terpilih dari basis data Scopus yang terbit pada tahun 2015-2025. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan publikasi dan perhatian global, terutama di Asia, dengan dominasi kontribusi dari China. Theory of Planned Behaviour menjadi kerangka teoritis paling sering digunakan, sedangkan metode penelitian yang paling dominan adalah survei. Fokus kajian umumnya meliputi pengembangan kompetensi kewirausahaan, inovasi kurikulum, literasi digital, dan ekosistem digital, namun konteks komunitas dan wilayah terpinggir masih jarang dibahas. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, diusulkan desain konseptual praktikum berbasis lapangan yang melibatkan mahasiswa dalam pendampingan pelaku usaha lokal, memadukan konstruktivisme, problem-based learning, pembelajaran tim, dan prinsip teach others. Model ini ditujukan untuk mengembangkan keterampilan abad 21 sekaligus mendorong pendidikan kewirausahaan digital yang lebih kontekstual, inklusif, dan berorientasi pemberdayaan masyarakat. Kata kunci: desain pembelajaran; edukasi kewirausahaan digital; kewirausahaan berbasis komunitas; tinjauan literatur sistematisAbstract: Digital transformation has created new forms of entrepreneurship known as digital entrepreneurship, making its education vital for preparing future generations for modern economic challenges. This study synthesizes literature from the past decade, examining yearly trends, geographic distribution, methodological approaches, theoretical frameworks, research focus, and proposes conceptual learning design. We employed a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines to analyze 40 Scopus-indexed articles published between 2015-2025. Findings revealed steady publication growth and increasing global attention, especially in Asia, with China as the leading contributor. The Theory of Planned Behaviour emerged as the most applied theoretical framework, while survey methods dominated research approaches. Research topics largely addressed entrepreneurial competence development, curriculum innovation, digital literacy, and digital ecosystem enhancement. However, studies rarely focused on community-based and marginalized contexts. To address this gap, we propose a field-based practicum model in which students mentor local entrepreneurs. The design integrates constructivism, problem-based learning, team learning, and the "teach others" principle, aiming to cultivate twenty-first century skills while promoting digital entrepreneurship education that is more contextual, inclusive, and empowerment-driven. Keywords: community-based entrepreneurship; digital entrepreneurial education; learning design; systematic literature review