Putra Hartoto, Dwi Nanda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan Partisipatif dan Paradoks Kebenaran dalam Kartografi Demokratis Gunawan, Muhammad; Putra Hartoto, Dwi Nanda
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi geospasial, GeoWeb, dan volunteered geographic information (VGI) memperluas partisipasi publik dalam penerapan pengetahuan spasial, namun pengembangan akses ini tidak menjamin pemerataan otoritas dalam menentukan kebenaran kartografis. Penelitian ini menyusun sebuah kerangka konseptual untuk menjelaskan paradoks kebenaran dalam kartografi demokratis, yaitu persoalan heterogenitas informasi yang muncul akibat meningkatnya partisipasi publik dalam pemetaan, dan usaha platform untuk menyeleksi, menstandarkan, agar informasi pada peta tetap stabil dan dapat dipercaya. Melalui peninjauan literatur tentang pemetaan partisipatif, PPGIS, VGI, dan GeoWeb, penelitian ini mengintegrasikan empat domain kajian teoritis, yaitu kartografi demokratis, demokratisasi epistemik, stabilisasi epistemik, dan tata kelola platform, untuk mengidentifikasi proses pembentuk paradoks tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketimpangan partisipasi, mekanisme penyaringan data, serta desain antarmuka dan algoritma menjadi tiga mekanisme utama yang membentuk paradoks kebenaran. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan empat proposisi tentang pluralisasi kebenaran, pemusatan kembali otoritas epistemik, bias partisipasi, dan terbentuknya ilusi konsensus melalui visualisasi. Kerangka konseptual ini menunjukkan bahwa perluasan partisipasi dalam pemetaan tidak otomatis menghasilkan proses pengetahuan yang lebih demokratis. Selain memperkaya kajian kartografi kritis dan VGI, kerangka ini juga memberikan arahan praktis bagi perancang platform dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan mekanisme partisipasi dan validasi yang lebih inklusif dan peka terhadap ketimpangan. Kata kunci: Kartografi Demokratis, Kebenaran Kartografis, Pemetaan Partisipatif, VGI
Pembuatan Peta Garis Desa Trisnomulyo Kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur Putra Hartoto, Dwi Nanda; Gunawan, Muhammad
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0402.03

Abstract

Maps with high accuracy and essential information are highly valuable for supporting village development. Advances in technology that accelerate data acquisition make it possible to produce maps that meet the needs of both communities and government stakeholders. In this community service activity, a line map of Trisnomulyo Village was produced using a cartometric method supported by GIS and Geodetic GNSS technology. The output of this program is a village line map at a 1:5000 scale, depicting information such as village boundaries, hamlet boundaries, road networks, and land cover. The usability test results show that the majority of respondents understood all the information presented on the map.    Abstrak Peta yang memiliki ketelitian yang baik dan memiliki informasi penting akan sangat berguna dalam mendukung pembangunan desa. Keberlangsungan teknologi dalam mempercepat memperoleh data memungkinkan menghasilkan peta sesuai dengan kebutuhan pengguna baik masyarakat ataupun pemerintah. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pembuatan peta garis di Desa Trisnomulyo dengan metode kartometrik yang memanfaatkan teknologi GIS dan GNSS-Geodetik. Hasil dari pengabdian adalah peta garis desa dengan skala 1:5000 yang menggambarkan informasi batas desa, batas dusun, jaringan jalan, dan tutupan lahan. Hasil uji kebergunaan menunjukkan mayoritas responden telah memahami seluruh informasi yang tergambar di dalam peta.