Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Konsep Eco-Culture dalam Pengembangan Kampung Wisata Buah Baran Bercahaya Titisari, Ema; Azizah, Siti; Kurniawan, Syahrul; Ridjal, Abraham M; Yuniarti, Rahmi
RUAS Vol. 20 No. 1 (2022)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2022.020.01.11

Abstract

The concept of eco-culture has a sustainability paradigm that emphasizes the harmony of humans and ecosystems. The target is the strengthening of local characters through the study of local genius, as well as the application of science and technological innovation in managing the potential for improving the quality of the environment and humans. Increasing the economy through tourism is its added value. Kampung Baran has a unique ethnographic and geographical setting inhabited mostly by low-income people. The potential that can be developed is agriculture which is now slowly starting to be abandoned. This study examines the application of the eco-culture concept which consists of an image of space, an image of building, and an idealized concept of place for the development of Kampung Baran. Through a descriptive-phenomenological study, the researcher explores the physical-spatial-architectural and economic-social-cultural phenomena of Kampung Baran as the object of study. Furthermore, the study of the application of the concept of eco-culture in the village of Baran was carried out through a SWOT analysis. The results obtained indicate that the concept of eco-culture can be applied in Kampung Baran by emphasizing on strengthening the noble values of the culture of agrarian communities in the expression of tangible and intangible heritage that is adaptive to cultural dynamics and strengthening and developing local potential.
Kinerja Visual-Spasial Kampung Wisata Heritage Kajoetangan Berdasarkan Persepsi Pengunjung Iyanaya, Gita; Titisari, Ema
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Heritage Kajoetangan merupakan destinasi wisata budaya di Kota Malang yang menerapkan konsep living heritage, di mana aktivitas wisata berlangsung berdampingan dengan kehidupan masyarakat. Peningkatan kunjungan wisatawan berpotensi memengaruhi kualitas visual-spasial kawasan sehingga diperlukan evaluasi berdasarkan persepsi pengunjung. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja visual-spasial Kampung Heritage Kajoetangan serta merumuskan rekomendasi pengelolaan kawasan melalui pendekatan visitor management. Penelitian menggunakan metode concurrent mixed methods dengan observasi lapangan, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Importance–Performance Analysis (IPA) dan diinterpretasikan melalui temuan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atribut visual-spasial berada pada Kuadran I (Keep Up the Good Work), yang mengindikasikan bahwa karakter visual, keaslian bangunan heritage, dan suasana kawasan telah memenuhi harapan pengunjung. Sementara itu, atribut yang berkaitan dengan kenyamanan jalur pedestrian, aksesibilitas penyandang disabilitas, dan keselarasan desain fasilitas pendukung masih menjadi prioritas peningkatan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan visitor management melalui peningkatan aksesibilitas, pengaturan zonasi aktivitas, dan penyusunan design control guidelines untuk mendukung pelestarian kawasan living heritage secara berkelanjutan. Kata kunci: Kampung Heritage Kajoetangan, kinerja visual-spasial, visitor management, Importance-Performance Analysis, living heritage.