Soge, Yohanes B.I.G
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI FAKTOR SOSIAL-PSIKOLOGIS DIBALIK PERILAKU MEMBOLOS: STUDI KASUS PADA SISWA DENGAN KEJADIAN BERULANG Soge, Yohanes B.I.G; Lejap, Gracianus Edwin Tue P.
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1256-1263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi perilaku membolos siswa di SMP Negeri 16 Kupang, dan menganalisis bagaimana dinamika sosial, psikologis, dan lingkungan sekolah berkontribusi terhadap munculnya dan terulangnya perilaku tersebut. Ruang lingkup penelitian meliputi identifikasi penyebab, pola perilaku, dan implikasi pendidikan dari fenomena membolos. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling, terdiri dari tujuh siswa dengan riwayat membolos berulang, tiga konselor bimbingan, dan informan pendukung seperti kepala sekolah, wali kelas, dan guru mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa membolos tidak hanya dipicu oleh keputusan individu, tetapi juga respons terhadap tekanan teman sebaya, dinamika pertemanan, dan iklim kelas yang tidak mendukung. Faktor psikologis seperti kecemasan terhadap guru, kebosanan dalam belajar, tujuan belajar yang rendah, dan efikasi diri akademik berkontribusi terhadap perilaku menghindar. Lebih lanjut, kondisi keluarga dengan pengawasan yang rendah dan tuntutan pekerjaan rumah juga berkontribusi terhadap ketidakhadiran siswa. Kesimpulan studi ini menegaskan bahwa membolos merupakan fenomena multidimensi yang membutuhkan intervensi komprehensif. Upaya pencegahan perlu mengintegrasikan perbaikan iklim sekolah, penguatan hubungan guru-siswa, peningkatan kapasitas psikologis siswa, dan pemberian dukungan keluarga untuk mengurangi ketidakhadiran dan meningkatkan kesejahteraan akademik siswa secara berkelanjutan.