Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi siswa terhadap peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menumbuhkan kedisiplinan siswa di SMA Katolik Giovanni Kupang. Dalam dunia pendidikan, kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keberhasilan belajar siswa. Guru BK memiliki peran strategis dalam membantu siswa memahami serta mematuhi peraturan sekolah melalui layanan bimbingan yang mencakup fungsi pemahaman, pencegahan, pengentasan, dan pengembangan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan populasi sebanyak 101 siswa dan sampel 50 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan rata-rata (mean) dan standar deviasi (SD) untuk mengkategorikan persepsi siswa ke dalam kategori sangat bagus, bagus, cukup bagus, dan tidak bagus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap peran guru BK berada pada kategori baik, dengan skor rata-rata 137,82 (72,52% dari skor ideal). Fungsi pemahaman, pencegahan, pengentasan, serta pemeliharaan dan pengembangan diri semuanya dinilai baik oleh siswa. Selain itu, minat siswa dalam mengikuti layanan BK juga tergolong tinggi (69,74%), menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran dan apresiasi terhadap pentingnya layanan BK dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab. Guru BK dinilai berperan penting sebagai fasilitator, motivator, dan informator dalam membantu siswa memahami diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah, serta mengambil keputusan yang tepat terkait masa depan pendidikan dan karier mereka