Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Warung Percontohan Sebagai Upaya Meningkatkan Keamanan Pangan Kawasan Wisata Kuliner: Tinjauan Aspek Yuridis Di Pantai Yogyakarta, Indonesia Rustiawan, Asep; Hidayat, M. Syamsu; Suryani, Dyah; Ramdhani, Khairunisa
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i2.21156

Abstract

ABSTRAK Kawasan pariwisata kuliner merupakan pusat penyebaran penyakit bawaan makanan, terutama disebabkan oleh kurangnya protokol keamanan pangan yang memadai. Meskipun telah diterapkan instruksi higiene dan sanitasi secara luas, perubahan perilaku di kalangan penjamah makanan masih terbatas. Penerapan warung makanan percontohan dengan manajemen higiene yang unggul dapat menjadi model untuk peningkatannya. Namun, aspek hukum dan perencanaan ruang dari inisiatif ini—terutama kepemilikan tanah, batas wilayah pesisir, dan perizinan masih sedikit dieksplorasi. Studi ini menganalisis aspek hukum dan regulasi dalam pendirian warung kuliner percontohan di zona pariwisata pesisir Yogyakarta. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui diskusi kelompok terfokus (FGD) multisektoral dan analisis konten tematik menggunakan NVivo. Hasil analisis mengidentifikasi delapan tema utama: (1) Persetujuan bersyarat untuk pendirian warung kuliner; (2) Kompleksitas hukum dan perizinan; (3) Arsitektur; (4) Revitalisasi; (5) Identitas kuliner lokal dan sertifikasi halal; (6) Modal, ekonomi, dan promosi; (7) Kesehatan dan layanan; dan (8) Tantangan lingkungan. Kesuksesan warung percontohan tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi dan kualitas layanan, tetapi juga pada perencanaan ruang yang jelas, kepastian hukum, regulasi yang adaptif, dan penerapan standar kesehatan dan kebersihan. Kerjasama institusional antara pemerintah pusat dan daerah, Keraton Ngayogyakarta, dan masyarakat lokal sangat penting untuk implementasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesehatan. Kata Kunci: Pariwisata Yogyakarta, warung kuliner percontohan
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Puskesmas Wea, Maria Anita Atu; Hidayat, M. Syamsu; Rulyandari, Rochana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.5042

Abstract

Employee performance at Puskesmas is a crucial factor in achieving effective and sustainable primary health care services; however, it is strongly influenced by leadership, motivation, and work discipline that develop within the socio-cultural context of public organizations. This study aims to examine in depth the relationship between these three factors and employee performance at Puskesmas through a qualitative literature review approach. The data were obtained from a systematic review of relevant national and international scientific journal articles, and the analysis was conducted using a thematic method to identify patterns, concepts, and interrelationships among factors affecting employee performance. The results indicate that transformational and participatory leadership plays a dominant role in enhancing employee motivation and strengthening work discipline, as leaders who provide vision, inspiration, and active involvement are able to encourage employees to perform optimally. Intrinsic motivation rooted in public service values is proven to be essential in maintaining dedication, commitment, and professional responsibility, while work discipline is understood not merely as procedural compliance, but also as a reflection of moral values and professional ethics. The interaction of leadership, motivation, and work discipline forms a strong work commitment that positively impacts service quality, efficiency, and responsiveness in primary health care delivery, thereby reinforcing the role of Puskesmas as the frontline of public health services.