Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DARI LIMBAH MINYAK JELANTAH SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA SEMPAJAYA Alfay, M Gibran; Al Ansari, Ramadhan; Hasibuan, Abdul Mulia; Hasibuan, Padli Ilmi; Armin, Diah Safithri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5380

Abstract

Abstract: The Community Service Program (KKN) in Sempajaya Village, Berastagi, was established with the aim of empowering women (PKK) by providing specialized training in utilizing used cooking oil to make aromatherapy candles. PKK mothers will learn more about how to process used cooking oil into useful products through this program. Furthermore, the program will create opportunities for potential home businesses in the local area, which will increase family income. The KKN team used a hands-on demonstration method to demonstrate how to make candles, including soaking used cooking oil, mixing dyes, and adding essential oils for scent. Based on the evaluation results, participants' understanding and skills in processing used cooking oil improved dramatically, and they were enthusiastic about launching an aromatherapy candle business as a replacement for conventional commercial businesses in the local area. Other village communities can use this KKN project as an example for community empowerment based on local capacity.         Keywords: Aromatherapy candles, Used cooking oil, Empowerment of PKK mothers, Sempajaya Village  Abstrak: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Sempajaya, Berastagi, dibentuk dengan tujuan memberdayakan ibu-ibu (PKK) dengan memberikan pelatihan khusus pemanfaatan minyak jelantah untuk membuat lilin aromaterapi. Ibu-ibu PKK akan belajar lebih banyak tentang cara mengolah minyak goreng bekas menjadi barang-barang bermanfaat melalui program ini. Selain itu, program ini akan menciptakan peluang bagi usaha rumahan potensial di daerah setempat, yang akan meningkatkan pendapatan keluarga. Tim KKN menggunakan metode demonstrasi langsung untuk menunjukkan cara membuat lilin, termasuk merendam minyak goreng bekas, mencampur pewarna, dan menambahkan minyak esensial untuk aroma. Berdasarkan hasil evaluasi, pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah minyak goreng bekas meningkat drastis, dan mereka sangat antusias untuk meluncurkan usaha lilin aromaterapi sebagai pengganti usaha komersial konvensional di daerah setempat. Komunitas desa lainnya dapat menggunakan proyek KKN ini sebagai contoh untuk pemberdayaan masyarakat berbasis kapasitas lokal.Kata kunci: Lilin aromaterapi, Minyak Jelantah, Pemberdayaan ibu-ibu PKK, Desa Sempajaya