Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMASANGAN PENERANGAN BERBASIS TENAGA SURYADI UNIVERSITAS MPU TANTULAR JAKARTA GEDUNG A Manurung, Edison Hatoguan; Kusuma, Retno Indriyati; Wardiningsih, Sitti; Sitorus, Berlin P; Sukma, Franka Hendra; Permatasari, Agnes Intan; Anugerah, Aldi; Adil, Bayu Aska; Rinaldi, Beni; Morselle, Christine Audrey; Hamonangan, Danny Agus; Riyani, Dwi Anggun; Muzaqi, Ganang; Samosir, Maret Jerman; Evani, Meliana Nur; Muriya, Muriya; Fahruddin, Syahrul; Hendry, William
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2299

Abstract

Solar energy technology is one of the most rapidly advancing renewable energy solutions aimed at meeting electricity demands in a sustainable manner. This technology converts sunlight into electrical energy through two primary approaches: the photovoltaic (PV) system, which utilizes solar panels to directly transform sunlight into electricity, and the Concentrated Solar Power (CSP) system, which uses mirrors or lenses to concentrate solar heat for electricity generation. The main advantage of solar energy lies in its environmentally friendly nature, as it does not produce carbon emissions or harmful greenhouse gases. Moreover, solar energy is derived from the sun—a renewable and abundant source that will not deplete. Economically, solar technology offers long-term cost efficiency; after the initial installation, operational costs are relatively low and can significantly reduce or eliminate electricity bills. The versatility of solar applications is another key benefit, as it can be used for various needs, ranging from household systems to large-scale industrial projects. With these advantages, solar energy stands as a strategic alternative in supporting the transition toward a cleaner, more sustainable energy system and environmentally friendly, especially within the environment of Mpu Tantular University in Jakarta.
Analisis Asas Kebebasan Berkontrak Dalam Konteks Kontrak Baku Di Era Bisnis Global Manurung, Edison Hatogoan; Muriya, Muriya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5332

Abstract

Asas kebebasan berkontrak merupakan asas fundamental dalam hukum perjanjian yang memberikan kewenangan kepada para pihak untuk menentukan apakah akan membuat perjanjian, dengan siapa perjanjian dibuat, serta menentukan isi dan bentuk perjanjian tersebut. Asas ini secara normatif diakui dalam Pasal 1338 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang menyatakan bahwa setiap perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang membuatnya. Namun, perkembangan bisnis global telah mendorong penggunaan kontrak baku secara masif, khususnya dalam sektor perbankan, asuransi, jasa keuangan, dan transaksi elektronik lintas negara. Kontrak baku pada umumnya disusun secara sepihak oleh pelaku usaha dan tidak memberikan ruang negosiasi bagi pihak lain, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan posisi tawar dan mengurangi makna substantif asas kebebasan berkontrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas kebebasan berkontrak dalam konteks kontrak baku berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia serta relevansinya dalam era bisnis global. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas kebebasan berkontrak tidak bersifat absolut, melainkan dibatasi oleh ketentuan hukum yang bertujuan melindungi pihak yang lemah. Pembatasan tersebut secara tegas diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Undang-Undang Perlindungan Konsumen, khususnya terkait larangan klausula baku yang merugikan konsumen. Dengan demikian, dalam era bisnis global, asas kebebasan berkontrak harus dipahami sebagai kebebasan yang berkeadilan dan tunduk pada intervensi hukum negara guna menjamin perlindungan hukum serta keseimbangan hak dan kewajiban para pihak.
PENYEDIAAN LAHAN PARKIR TERHADAP DENSITY KAWASAN DI PONDOK INDAH MALL Hutagaol, Kerlima; Sri Hartanto; Muriya, Muriya; Muhammad Ardiansyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor di kawasan perkotaan menimbulkan masalah serius pada penyediaan lahan parkir. Keterbatasan ruang menyebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan kapasitas parkir, yang berdampak pada parkir liar, kemacetan lalu lintas, dan penurunan kualitas pelayanan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecukupan penyediaan lahan parkir terhadap density kawasan di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIM memiliki kapasitas 6.995 lot mobil dan 3.961 lot motor, dengan luas parkir 6.316,7 m² dari total bangunan 173.329,1 m². Rasio parkir terhadap luas bangunan adalah 4% untuk mobil dan 2,3% untuk motor. Indeks parkir menunjukkan kondisi overcapacity (mobil 103%, motor 113,6%). Turnover parkir harian mencapai 2,86 kali/hari untuk mobil dan 3,79 kali/hari untuk motor. Model regresi menunjukkan hubungan positif antara density dan kebutuhan parkir, dengan persamaan linear mobil y = 642,98 – 1,88x (R² = 0,167) dan motor y = –127,32 + 2,05x (R² = 0,167). Proyeksi kebutuhan 5 tahun ke depan memperlihatkan defisit makin besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas parkir PIM sudah tidak memadai, terutama untuk motor. Rekomendasi teknis meliputi pembangunan gedung parkir vertikal, penerapan smart parking system, tarif progresif, dan integrasi transportasi publik
FOUNDATION RECOMMENDATIONS TO PROVIDE BEARING CAPACITY FOR ADDITIONAL FLOORS IN THE EAST JAKARTA PPKPPL BUILDING Hutagaol, Kerlima; Dasuha, Ancient Betman; Gunawan, Hendra Ali; Muriya, Muriya
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8270

Abstract

This study aims to provide recommendations regarding foundations capable of supporting additional floors in the PPKPPL building in East Jakarta. The focus of this study is to assess the feasibility of the existing structure, especially the foundation elements, in line with the planned floor addition. A survey was conducted through visual and technical observations to determine the current condition of the structural elements. Data obtained from the survey were then analyzed using structural calculation methods to determine the foundation's capacity to accommodate gravity and earthquake loads in accordance with applicable standards. The analysis results indicate that the existing foundation's bearing capacity is insufficient to support the planned loads after the floor addition. If there is a mismatch between the foundation capacity and the new loads, recommendations for foundation repair or reinforcement will be provided so that the building can meet safety and comfort standards. It is hoped that this study can provide a basis for making technical decisions regarding additional floors and appropriate foundation reinforcement.