Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komplikasi Pneumotoraks pada Prosedur Trakeostomi Nilamsari, Dwi Ayu; Surjotomo, Hendradi
Malang Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery Journal Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Department of Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Trakeostomi adalah prosedur bedah untuk membuka jalan napas melalui dinding anterior trakea. Prosedur ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi, baik akut seperti perdarahan dan pneumotoraks, maupun kronis seperti infeksi luka dan fistula. Pneumotoraks merupakan komplikasi serius yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Abstrak pada bagian ini ditulis dalam bahasa Indonesia dan harus terstruktur. Tujuan: untuk melaporkan dan mendiskusikan kasus komplikasi pneumotoraks pasca trakeostomi, sebagai upaya pencegahan morbiditas dan mortalitas akibat prosedur ini. Ā Laporan kasus: Diketahui seorang pria 51 tahun dengan obstruksi jalan napas menjalani trakeostomi emergensi. Pasca prosedur muncul gejala emfisema subkutan dan pneumotoraks bilateral. Dilakukan pemasangan selang dada dengan hasil perbaikan dalam tiga hari. Telaah pustaka dilakukan pada Januari–Februari 2023 menggunakan kata kunci "Trakeostomi" DAN "Komplikasi Trakeostomi" DAN "Pneumotoraks". " melalui basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Dipilih 11 literatur yang relevan dari 10 tahun terakhir. Hasil: Pneumotoraks sebagai komplikasi trakeostomi emergensi memiliki insiden lebih tinggi dibandingkan trakeostomi elektif. Keadaan darurat dan kondisi pasien yang cemas meningkatkan risiko komplikasi. Penanganan meliputi deteksi dini melalui pemeriksaan radiologi dan penanganan dengan selang dada. Kesimpulan: Pneumotoraks merupakan komplikasi serius yang dapat terjadi pasca trakeostomi, terutama pada prosedur emergensi. Deteksi dini dan penanganan cepat sangat penting untuk mencegah morbiditas dan mortalitas lebih lanjut. Pemahaman terhadap risiko ini penting dalam merencanakan dan melakukan trakeostomi dengan aman.