This Author published in this journals
All Journal Pena Emas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Ice Breaking Pembelajaran Al-Qur’an Hadis untuk Kenyamanan Emosional Siswa Kelas X-J dan XI-B MAN 1 Pasuruan Bariroh, Nilna; Zakiyah, Kuni
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode ice breaking dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis sebagai upaya meningkatkan kenyamanan emosional dan kesiapan belajar siswa kelas X-J dan XI-B MAN 1 Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking diterapkan pada awal, tengah, dan akhir pembelajaran melalui kegiatan seperti tepuk semangat, tepuk selamat pagi, permainan konsentrasi, gerak tubuh sesuai instruksi angka, serta aktivitas menulis harapan di papan tulis. Penerapan kegiatan tersebut berdampak pada meningkatnya semangat belajar, berkurangnya rasa kantuk, terciptanya suasana yang rileks, serta meningkatnya fokus dan kenyamanan emosional siswa selama pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan ruang gerak, dan kebutuhan guru untuk terus memodifikasi variasi ice breaking. Upaya mengatasinya dilakukan melalui manajemen kelas yang lebih adaptif dan pemanfaatan media sederhana. Kesimpulannya, ice breaking merupakan pendekatan yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan kenyamanan emosional dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode ice breaking dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis sebagai upaya meningkatkan kenyamanan emosional dan kesiapan belajar siswa kelas X-J dan XI-B MAN 1 Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking diterapkan pada awal, tengah, dan akhir pembelajaran melalui kegiatan seperti tepuk semangat, tepuk selamat pagi, permainan konsentrasi, gerak tubuh sesuai instruksi angka, serta aktivitas menulis harapan di papan tulis. Penerapan kegiatan tersebut berdampak pada meningkatnya semangat belajar, berkurangnya rasa kantuk, terciptanya suasana yang rileks, serta meningkatnya fokus dan kenyamanan emosional siswa selama pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan ruang gerak, dan kebutuhan guru untuk terus memodifikasi variasi ice breaking. Upaya mengatasinya dilakukan melalui manajemen kelas yang lebih adaptif dan pemanfaatan media sederhana. Kesimpulannya, ice breaking merupakan pendekatan yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan kenyamanan emosional dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis.