Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan penggunaan produk dengan TKDN di Kemendikdasmen dilaksanakan, serta bagaimana dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi mempengaruhi keberhasilan pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam implementasi kebijakan penggunaan produk dengan TKDN dalam pengadaan barang/jasa secara e-katalog di Kemendikdasmen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap informan di lingkungan Kemendikdasmen yang terlibat dalam proses pengadaan berbasis e-katalog. Model implementasi kebijakan George C. Edward III digunakan sebagai kerangka analisis yang mencakup empat dimensi utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi kebijakan TKDN telah berjalan, namun belum optimal pada semua aspek. Pada dimensi komunikasi, penyampaian informasi dan kejelasan kebijakan telah tersedia, tetapi pemahaman teknis di tingkat pelaksana masih bervariasi. Pada dimensi sumber daya, ditemukan keterbatasan kompetensi SDM, alokasi anggaran yang belum fleksibel, serta sarana prasarana yang belum merata di seluruh satuan kerja. Dimensi disposisi menunjukkan adanya komitmen positif dari para pelaksana terhadap kebijakan, namun tingkat kepatuhan masih dipengaruhi oleh hambatan administratif dan teknis. Sementara itu, dimensi struktur birokrasi telah menunjukkan pembagian tugas yang jelas dan praktik koordinasi antarinstansi yang cukup aktif.