A, Ainul Auliyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT PESISIR PULAU KODINGARENG Tullah, Muh Firdaus; Firman, Firman; A, Ainul Auliyah; Rismawati, Rismawati; Natalia, Natalia
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v7i2.3624

Abstract

Posisi kebersihan mulut memainkan peran penting dalam menggambarkan kualitas hidup melalui Oral Health Related Quality of Life(OHRQoL). Masyarakat yang tinggal di pulau terpencil sering menghadapi akses terbatas ke fasilitas perawatan gigi yang dapat mempengaruhi kebersihan mulut dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara status kebersihan mulut dan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan rongga mulut pada penduduk pesisir Pulau Kodingareng, Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan cross-sectional dilakukan dan melibatkan 200 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Kebersihan Mulut dinilai menggunakan Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S) serta OHRQoL diukur menggunakan kuesioner Oral Health Impact Profile-14 (OHIP-14). Data dianalisis menggunakan Chi-Square untuk menentukan hubungan antara skor kebersihan mulut dan kualitas hidup masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tinggal di daerah pesisir memiliki skor kebersihan mulut dan OHRQoL kategori cukup hingga buruk serta memiliki korelasi yang signifikan antara OHI-S dan OHRQoL dengan skor p < 0,05. Sebagai kesimpulan, ada hubungan yang signifikan antara status kebersihan mulut dan kualitas hidup terkait kesehatan mulut di antara penduduk Pulau Kodingareng, menekankan perlunya peningkatan praktik kebersihan mulut dan peningkatan akses ke perawatan gigi preventif di masyarakat pulau terpencil.