Kelurahan Lipat Kain, terletak di Sungai Kampar Kiri, memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar. Masyarakat desa ini memanfaatkan Sungai Kampar Kiri untuk menangkap ikan hampir sepanjang tahun. Pengelolaan perikanan berbasis ekosistem atau dikenal EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries Management) merupakan suatu konsep pengelolaan perikanan dengan pendekatan ekosistem untuk menyeimbangkan antara tujuan sosial ekonomi dalam pengelolaan perikanan dengan mempertimbangkan pengetahuan, informasi, faktor biotik serta abiotik, dan interaksi manusia dengan melalui pengelolaan perikanan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status pengelolaan perikanan di Kelurahan Lipat Kain melalui pendekatan ekosistem serta merumuskan upaya pengelolaan untuk melestarikan sumberdaya di Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2024. Pemilihan responden pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Analisis data untuk menilai status pengelolaan dilakukan dengan indikator EAFM, dimana indikator EAFM terdiri dari domain teknologi penangkapan ikan, domain sumber daya ikan dan domain lingkungan. Penilaian masing-masing domain dilakukan dengan cara merangking dan memberi bobot serta skor pada setiap domain. Penilaian status pengelolaan sumber daya perikanan melalui pendekatan ekosistem di Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau termasuk dalam kategori ”sedang” dengan nilai komposit 2565. Indikator pada domain teknologi penangkapan ikan menunjukkan kategori ”sedang” dengan nilai komposit sebesar 793, indikator pada domain sumber daya ikan menunjukkan kategori ”buruk” dengan nilai komposit sebesar 600, indikator pada domain lingkungan menunjukkan kategori ”baik” dengan nilai komposit sebesar 1171.