Sumirat, Idham
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah dalam Mentransformasi Supervisi Akademik: Penerapan Gibbs' Reflective Cycle untuk Pengembangan Profesional Guru Rochman, Catur; Hasanah, Usrotun; Sumirat, Idham; Soedjono, Soedjono
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3037

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam membangun budaya reflektif melalui supervisi akademik berbasis Gibbs' Reflective Cycle di MI Ma'arif Gondang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan selama satu bulan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi reflektif mentransformasi praktik supervisi dari administratif-evaluatif menjadi developmental-emansipatoris. Penerapan enam tahap Gibbs memfasilitasi guru melakukan analisis sistematis terhadap praktik pembelajaran, meningkatkan kompetensi pedagogik dari 37,5% menjadi 87,5% dalam perumusan tujuan pembelajaran, dan mengubah rasio komunikasi supervisi dari 70:30 menjadi 40:60 yang lebih dialogis. Budaya reflektif terbentuk melalui perubahan mindset terhadap kesalahan, munculnya peer learning spontan, dan peningkatan partisipasi siswa dari 45% menjadi 68%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa supervisi reflektif berbasis Gibbs' Reflective Cycle efektif membangun budaya reflektif dan meningkatkan profesionalisme guru melalui penciptaan psychological safety dan structured reflection sebagai mediating mechanism pengembangan profesional berkelanjutan.
Penempatan, Induksi, dan Evaluasi Guru Pemula: Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan Nurul Izzati; Chusnita, Laela; Sumirat, Idham; Murniati, Ngurah Ayu Nyoman
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.94171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik penempatan, induksi, dan evaluasi guru pemula dari perspektif manajemen sumber daya manusia (MSDM) pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru senior, dan guru pemula di tiga sekolah dasar negeri Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan guru pemula umumnya didasarkan pada kebutuhan sekolah dan ketersediaan tenaga pendidik, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan kompetensi akademik guru pemula. Program induksi guru pemula telah dilaksanakan secara relatif terstruktur melalui pendampingan mentor, pengenalan budaya sekolah, dan supervisi awal pembelajaran, namun masih menghadapi kendala keterbatasan waktu dan beban kerja mentor. Evaluasi kinerja guru pemula dilaksanakan secara formatif dan berorientasi pada pembinaan profesional melalui supervisi akademik dan umpan balik konstruktif. Integrasi antara penempatan, induksi, dan evaluasi telah berjalan cukup baik dan saling berkesinambungan, meskipun masih terdapat kendala yang tidak bersifat fatal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan guru pemula secara terintegrasi dalam kerangka MSDM pendidikan guna mendukung pengembangan profesional guru dan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah dasar.