Perempuan prasejahtera memiliki peran penting dalam menopang ekonomi rumah tangga, khususnya di wilayah padat seperti Semampir, Surabaya, di mana banyak dari mereka menjalankan usaha kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan nasabah perempuan prasejahtera BTPN Syariah di MMS Semampir 2 dengan meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha melalui pendampingan langsung. Metode pemberdayaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif partisipatif yang mengadopsi prinsip penelitian tindakan partisipatif dan studi kasus, dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang digunakan pada tahap perencanaan untuk mengidentifikasi kebutuhan nasabah, mencakup pengelolaan modal, pencatatan keuangan, strategi penjualan, dan identitas usaha. Tahap implementasi meliputi pelatihan pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, branding, serta promosi digital melalui status WhatsApp, disertai bimbingan dan motivasi agar nasabah dapat menerapkan materi secara bertahap. Evaluasi dan monitoring dilakukan melalui aplikasi Kitabeeste untuk menilai perkembangan usaha, mengukur dampak, dan memberikan rekomendasi tindak lanjut. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan nasabah dalam mengelola usaha, terlihat dari terbentuknya identitas usaha berupa logo dan banner, penerapan pencatatan keuangan sederhana, dan promosi digital. Pendampingan juga meningkatkan kepercayaan diri nasabah. Secara keseluruhan, pendampingan fasilitator terbukti efektif dalam membantu perempuan prasejahtera memahami potensi usaha, memperbaiki manajemen, dan membangun kebiasaan pengelolaan usaha yang lebih terarah