Jerawat (Acne vulgaris) merupakan penyakit kulit inflamatorik kronis yang prevalensinya tinggi pada remaja dan dewasa muda, salah satunya disebabkan bakteri Propionibacterium acnes, sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami yang juga memiliki aktivitas antioksidan. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri adalah apel Fuji (Malus pumila) karena mengandung senyawa polifenol, flavonoid, saponin, pektin, dan iodium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak kulit buah apel Fuji terhadap Propionibacterium acnes serta menentukan konsentrasi efektifnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH untuk menentukan nilai IC50 dan uji ktivitas antibakteri terhadap P. acnes diuji secara in vitro dengan metode difusi menggunakan media MHA, berbagai konsentrasi ekstrak (5%, 10%, 15%), kontrol negatif Na-CMC 1% dan kontrol positif klindamisin, zona hambat diukur dan dianalisis dengan ANOVA. Hasil yang didapatkan bahwa ekstrak kulit apel fuji menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 7,094 µg/mL. Ekstrak juga memiliki aktivitas antibakteri terhadap P. acnes dengan rata-rata zona hambat 9,41 mm (5%, sedang), 10,13 mm (10%, kuat), dan 11,53 mm (15%, kuat), sedangkan klindamisin menunjukkan zona hambat sangat kuat 24,35 mm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah apel Fuji memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dan aktivitas antibakteri yang efektif terhadap P. acnes, dengan konsentrasi paling efektif pada 15%.