Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Landasan Ideologis: Pancasila, NKRI, dan Pendidikan Islam Aulia Azizatul Hidayah; Syaifuddin Sabda
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Februari: Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v3i1.1765

Abstract

Islamic education in Indonesia plays a strategic role in shaping students’ religious character as well as their national identity, and therefore cannot be separated from the ideological foundations of Pancasila and the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI). Islamic education functions not only as a means of transmitting religious values, but also as a medium for internalizing national ideology in line with the goals of national education. This study aims to analyze the ideological foundations of Islamic education based on the values of tauhid, Pancasila, and NKRI, as well as to examine their relevance to national education policies and curricula. This research employs a qualitative approach using a library research design. The data were obtained from secondary sources, including scholarly books, journal articles, education policy documents, and relevant legislation. Data collection was conducted through documentation studies, while data analysis applied a descriptive-analytical method to systematically examine the interrelationships among concepts. The findings indicate that the ideological values of Pancasila are substantively aligned with Islamic teachings, particularly in the aspects of divinity, humanity, unity, deliberation, and social justice. Within the framework of NKRI, Islamic education contributes significantly to the formation of religious-nationalist character and the strengthening of national integration. The integration of Pancasila values, religious moderation, and Islam rahmatan lil ‘alamin into national education policies and curricula, particularly through the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile, reflects a systematic effort to develop Islamic education that is adaptive and contextual. The implications of this study emphasize that strengthening the ideological foundations of Islamic education is a crucial prerequisite for producing learners who are faithful, knowledgeable, morally upright, and responsible citizens of Indonesia.
Landasan Filosofis Pendidikan Islam Aulia Azizatul Hidayah; Ani Cahyadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pilar penting dalam membentuk peradaban manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dalam perspektif Islam, pendidikan tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya komprehensif untuk mengembangkan seluruh potensi manusia secara seimbang, baik aspek intelektual, spiritual, moral, maupun sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji landasan filosofis pendidikan Islam yang meliputi aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta menelaah relevansinya dalam desain pembelajaran berbasis nilai-nilai dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadis, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan tema filsafat pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan filosofis dan konseptual. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ontologi pendidikan Islam memandang manusia sebagai makhluk berakal dan beriman yang membutuhkan pendidikan, epistemologi pendidikan Islam menegaskan bahwa ilmu bersumber dari wahyu, akal, dan pengalaman, sedangkan aksiologi menekankan tujuan pendidikan untuk membentuk manusia berilmu, berakhlak mulia, dan berorientasi pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Selain itu, nilai-nilai dasar Islam seperti tauhid, ibadah, akhlak, kemanusiaan, dan keseimbangan menjadi fondasi penting dalam desain pembelajaran pendidikan Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam hadir sebagai sistem yang komprehensif dan relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai ilahiah