This Author published in this journals
All Journal Central Publisher
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA DI SMPIT AR-RISALAH SURAKARTA Naufal Faris Azzam; Muhammad Alif Mubarok; Ahmad Maulana Amirul Basyar; Hafizh Firdaus; Praptiningsih
Journal Central Publisher Vol 3 No 7 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i7.694

Abstract

Latar Belakang : Pengembangan kurikulum tidak hanya berorientasi pada peningkatan aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, moral, dan spiritual peserta didik melalui integrasi nilai-nilai Islam ke dalam seluruh proses pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, sekolah menghadapi beberapa tantangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara efektif tanpa mengabaikan misi pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan akhlak dan karakter Islami peserta didik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan kurikulum di SMPIT Ar-Risalah Surakarta serta menganalisis relevansinya dengan teori pengembangan kurikulum dalam perspektif pendidikan Islam. Metode : Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan utama penelitian ini adalah Kepala Sekolah SMPIT Ar-Risalah yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap perencanaan dan implementasi kurikulum. Hasil dan Pembahasan : Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum di SMPIT Ar-Risalah selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang berpusat pada peserta didik, serta sesuai dengan tujuan pendidikan Islam yang menekankan keseimbangan antara ilmu dan iman. Strategi yang diterapkan agar Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara efektif meliputi pelatihan internal, penguatan kompetensi guru, dan penyesuaian kurikulum dengan karakteristik lokal. Kesimpulan : Dengan demikian, pengembangan kurikulum di sekolah ini menjadi contoh integrasi antara kebijakan nasional dan nilai-nilai keislaman dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia.