Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Percepatan Transformasi Ekonomi Dalam Pembangunan Anggaran Infrastuktur Sosial Di Indonesia Hidayat, Aufial; Frinaldi, Aldri; Asnil, Asnil
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.9913

Abstract

Transformasi ekonomi Indonesia menuju negara maju memerlukan percepatan pembangunan infrastruktur yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Di tengah tantangan global dan domestik, pemerintah meningkatkan kualitas belanja negara dengan memprioritaskan sektor infrastruktur untuk memperkuat konektivitas, menurunkan biaya logistik, dan mendorong pemerataan pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus Proyek KPBU Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis di Sumatera Barat sebagai contoh penerapan pembiayaan kreatif berbasis kemitraan pemerintah dan badan usaha. Temuan menunjukkan bahwa belanja infrastruktur tahun 2024 diarahkan pada penyelesaian proyek strategis nasional, peningkatan efisiensi alokasi anggaran, serta perluasan pembiayaan non-APBN melalui skema KPBU guna mengurangi beban fiskal. Studi kasus Pelabuhan Teluk Tapang memperlihatkan bahwa integrasi pelabuhan dengan pusat pertumbuhan ekonomi regional dapat meningkatkan nilai tambah komoditas, membuka akses logistik baru, dan memperkuat rantai pasok kawasan barat Indonesia, meskipun masih dihadapkan pada kendala layanan dasar, energi, konektivitas, lahan, dan kesiapan TIK. Secara keseluruhan, percepatan pembangunan infrastruktur dapat memperkuat transformasi ekonomi nasional apabila ditopang tata kelola yang efisien, pembiayaan inovatif, perencanaan multisektor yang terintegrasi, serta dukungan pemerintah daerah dalam menyiapkan ekosistem pembangunan yang memadai.
Epistemologi Digital: Tantangan Baru Filsafat Pengetahuan di Era Artificial Intelligence Hidayat, Aufial; Fatimah, Siti; Fitrisia, Azmi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5239

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah secara mendasar cara manusia memahami, membangun, dan memvalidasi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan epistemologis yang muncul akibat integrasi AI dalam sistem pengetahuan manusia serta implikasinya terhadap filsafat pengetahuan kontemporer. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menelaah literatur nasional terkini mengenai keterkaitan antara epistemologi, teknologi digital, dan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya fenomena epistemologi digital menandai pergeseran dari epistemologi berbasis manusia menuju sistem techno-epistemic yang dikonstruksi melalui interaksi manusia dan algoritme. Kondisi ini memunculkan krisis justifikasi (black box problem) akibat tidak transparannya proses pengambilan keputusan oleh mesin, sekaligus menuntut penguatan literasi digital, refleksi etis, dan tanggung jawab epistemik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa epistemologi digital merupakan tantangan sekaligus peluang bagi pengembangan filsafat pengetahuan di Indonesia, sehingga diperlukan reorientasi kurikulum filsafat, peningkatan literasi digital akademik, dan kolaborasi interdisipliner agar perkembangan AI dapat diarahkan selaras dengan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kebertanggungjawaban ilmiah.