This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Elsa, Maritsa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI OBAT ORAL ANTIDIABETES (OAD) PASIEN PROLANIS KLINIK X DI GARUT Genialita, Fadhilla; Harlena Pratama, Putri; Elsa, Maritsa
Pharmacoscript 2025: Special Issue Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2489

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan, di mana keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh kepatuhan pasien mengonsumsi obat antidiabetes. Meskipun Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) telah diterapkan untuk meningkatkan kualitas pengobatan pasien DM, tingkat ketidakpatuhan tetap menjadi masalah, khususnya di fasilitas kesehatan primer. Hingga saat ini, masih terbatas penelitian yang secara spesifik mengidentifikasi faktor-faktor penentu kepatuhan pada peserta Prolanis di tingkat klinik, terutama di wilayah Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuam untuk menilai faktor-faktor yang berhubungan terhadap kepatuhan konsumsi obat antidiabetes pada pasien Prolanis di salah satu klinik di Kabupaten Garut. Metode cross-sectional dengan teknik total sampling digunakan dalam penelitian ini sebagai pendekatan studi observasional analitik. Kuesieoner divalidasi, data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori sedang untuk faktor pengetahuan (50%), sikap (43,8%), kondisi psikologis (43,8%), status sosial ekonomi (50%), dukungan keluarga (53,1%), serta kompleksitas regimen pengobatan (46,9%). Mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan konsumsi obat antidiabetes pada kategori sedang (59,4%). Analisis bivariat menunjukkan faktor pengetahuan, sikap, kondisi psikologis, status sosial ekonomi, dukungan keluarga, dan kompleksitas regimen pengobatan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pasien (p<0,05). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi seperti edukasi dan konseling rutin dapat meningkatkan kepatuhan pasien DM dalam pengobatan jangka panjang.