p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Harlena Pratama, Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DISMENOREA DAN SIKAP TERHADAP PENANGANAN DISMENOREA PADA SISWI DI KABUPATEN GARUT Genialita, Fadhilla; Harlena Pratama, Putri; Sinta, Fitriyani
Pharmacoscript 2025: Special Issue Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2475

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang ditandai oleh berbagai perubahan biologis, termasuk nyeri menstruasi yang umum dialami oleh remaja perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penanganan dismenorea pada siswi MA di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain potong lintang dan melibatkan 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden memiliki tingkat pengetahuan pada kategori cukup (51,7%), sementara sebagian besar responden juga menunjukkan sikap cukup dalam menangani nyeri haid (80,8%). Mayoritas responden mengunakan terapi non-farmakologi sebesar 95% untuk meredakan nyeri. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dalam penanganan dismenorea, dengan nilai signifikansi <0,001 dan koefisien korelasi sebasar 0,329. Nilai koefisien tersebut menunjukkan hubungan yang terbentuk bersifat positif dengan kekuatan hubungan lemah, sehingga semakin tinggi tingkat pengetahuan responden maka semakin baik pula sikap yang ditunjukkan dalam menangani dismenorea, meskipun pengaruhnya tidak terlalu kuat. Oleh karena itu, edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan terarah sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman serta membentuk sikap yang lebih baik dalam memilih Tindakan penangan yang tepat dalam mengatasi dismenorea.
ANALISIS FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI OBAT ORAL ANTIDIABETES (OAD) PASIEN PROLANIS KLINIK X DI GARUT Genialita, Fadhilla; Harlena Pratama, Putri; Elsa, Maritsa
Pharmacoscript 2025: Special Issue Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2489

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan, di mana keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh kepatuhan pasien mengonsumsi obat antidiabetes. Meskipun Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) telah diterapkan untuk meningkatkan kualitas pengobatan pasien DM, tingkat ketidakpatuhan tetap menjadi masalah, khususnya di fasilitas kesehatan primer. Hingga saat ini, masih terbatas penelitian yang secara spesifik mengidentifikasi faktor-faktor penentu kepatuhan pada peserta Prolanis di tingkat klinik, terutama di wilayah Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuam untuk menilai faktor-faktor yang berhubungan terhadap kepatuhan konsumsi obat antidiabetes pada pasien Prolanis di salah satu klinik di Kabupaten Garut. Metode cross-sectional dengan teknik total sampling digunakan dalam penelitian ini sebagai pendekatan studi observasional analitik. Kuesieoner divalidasi, data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori sedang untuk faktor pengetahuan (50%), sikap (43,8%), kondisi psikologis (43,8%), status sosial ekonomi (50%), dukungan keluarga (53,1%), serta kompleksitas regimen pengobatan (46,9%). Mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan konsumsi obat antidiabetes pada kategori sedang (59,4%). Analisis bivariat menunjukkan faktor pengetahuan, sikap, kondisi psikologis, status sosial ekonomi, dukungan keluarga, dan kompleksitas regimen pengobatan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pasien (p<0,05). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi seperti edukasi dan konseling rutin dapat meningkatkan kepatuhan pasien DM dalam pengobatan jangka panjang.