Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Bentuk Normal Chomsky dalam Penyederhanaan Tata Bahasa Bebas Konteks Berbasis Pemrograman Website Haris, Celline Aloyshima; Nirawana, I Wayan Sugianta; Aulia Rahman, Nouval; Muabil Athalla, Fawwaz; Arief Akbar, Muhammad; Khaidir Akbar, Muhammad; Disar, Akmal; Adhani, Dinda; Ardi Winata, Muhammad; Octavian, Egi; Ramadhan, Nandio Oktaviansyah
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan IN PROGRES
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v5i2.505

Abstract

Teori Bahasa dan Otomata merupakan salah satu pilar utama dalam ilmu komputer yang mempelajari bagaimana bahasa formal direpresentasikan, dibentuk, dan diproses oleh mesin komputasi. Di dalam kajian ini, Context-Free Grammar (CFG) menjadi aspek fundamental karena digunakan untuk mendefinisikan struktur sintaks bahasa pemrograman, melakukan analisis sintaks, serta menjadi dasar bagi berbagai algoritma kompilasi dan pemrosesan bahasa alami. Namun, bentuk CFG yang tidak terstruktur secara konsisten dapat menimbulkan kompleksitas pada proses parsing dan analisis komputasional. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan bentuk normal yang lebih sistematis, yaitu Chomsky Normal Form (CNF). CNF menyederhanakan aturan produksi menjadi pola baku A → BC atau A → a, sehingga grammar menjadi lebih terstandarisasi dan mendukung penggunaan algoritma parsing seperti Cocke–Younger–Kasami (CYK). Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi CFG ke CNF tidak hanya memberikan bentuk grammar yang lebih sederhana, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan akurasi proses parsing. Implementasi program berbasis CNF juga memberikan gambaran praktis mengenai bagaimana teori automata dapat diterapkan dalam sistem komputasi modern. Oleh karena itu, pemahaman mengenai CNF memiliki nilai strategis dalam pengembangan compiler, interpreter, perangkat lunak analisis sintaks, serta teknologi pemrosesan bahasa alami. Kajian ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dan peneliti dalam memahami serta mengimplementasikan teori bahasa formal dalam konteks komputasi.