Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Bijak Bermedia Sosial pada Siswa SMAN 11 Pekanbaru Restia, Novi Dini; Hubbah, Zahratul; Sofina, Fabellany; Nasuha, Taubatan
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1811

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah menjadikan media sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari remaja. Namun, rendahnya pemahaman siswa terhadap etika digital dan risiko penyalahgunaan media sosial, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, serta konsekuensi hukum dari jejak digital, masih menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran bermedia sosial secara bijak pada siswa SMA Negeri 11 Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan interaktif melalui ceramah, diskusi studi kasus, dan simulasi penanganan konten negatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap siswa terhadap pentingnya perilaku bertanggung jawab di ruang digital, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dan respon positif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi sekolah untuk mengembangkan pendampingan literasi digital yang berkelanjutan agar penerapan perilaku bijak di media sosial dapat terus terkontrol dalam kehidupan siswa
Representasi Eksistensi Penyanyi Diva Indonesia dalam Film Dokumenter All Access to Rossa: 25 Shining Years Restia, Novi Dini; Fadlilani, Lailanisa; Hubbah, Zahratul
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/89krfr72

Abstract

Penelitian ini mengupas urgensi pemaknaan representasi citra dan eksistensi penyanyi diva Indonesia, Rossa, dalam narasi visual film dokumenter All Access to Rossa: 25 Shining Years, sebagai upaya mendokumentasikan konstruksi kultural figur publik dalam media. Tujuan utamanya adalah membongkar lapisan makna denotatif dan konotatif, hingga mitos, dari elemen-elemen sinematik dan naratif untuk memahami bagaimana film tersebut membentuk persepsi publik tentang 'diva' melalui lensa otobiografi media. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan subjek berupa keseluruhan segmen visual dan audio dalam film dokumenter tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling frame keseluruhan film, yaitu melakukan sleksi adegan kunci dengan kriteria eksplisit. Teknik analisis data melibatkan tahapan deskripsi denotasi, interpretasi konotasi, hingga analisis mitos (ideologi), serta triangulasi data untuk memastikan kedalaman dan akurasi interpretasi. Hasil temuan saintifik menunjukkan adanya konstruksi mitos "Diva yang Humanis" dan "Kekuatan Abadi Perempuan Karier" yang direpresentasikan melalui simbol-simbol visual seperti panggung megah, air mata, dan narasi personal. Simpulan menegaskan bahwa film dokumenter ini tidak hanya merefleksikan perjalanan karier, tetapi secara ideologis menancapkan citra Rossa sebagai arketipe diva Indonesia kontemporer yang relevan, sarat dengan nilai-nilai ketekunan, empati, dan keberanian. Representation of the Existence of Indonesian Diva Singers in the Documentary Film All Access to Rossa: 25 Shining Years This study examines the urgency of interpreting the representation of the image and existence of Indonesian diva singer, Rossa, in the visual narrative of the documentary film All Access to Rossa: 25 Shining Years, as an effort to document the cultural construction of public figures in the media. The main objective is to unravel the layers of denotative and connotative meanings, including myths, from cinematic and narrative elements to understand how the film shapes public perception of the 'diva' through the lens of media autobiography. This qualitative research uses Roland Barthes' semiotic approach, with the subject being the entire visual and audio segments in the documentary. The sampling technique used is sampling the entire film frame, namely selecting key scenes with explicit criteria. Data analysis techniques involve stages of denotative description, connotative interpretation, to myth (ideological) analysis, as well as data triangulation to ensure the depth and accuracy of interpretation. The scientific findings indicate the existence of the myth construction of the "Humanist Diva" and the "Eternal Strength of Career Women" which are represented through visual symbols such as a magnificent stage, tears, and personal narratives. The conclusion emphasizes that this documentary not only reflects her career journey, but ideologically establishes Rossa's image as a relevant contemporary Indonesian diva archetype, filled with the values of perseverance, empathy, and courage.