Hardyanti, Andi Dyah Harum
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prediksi Energi Dan Performance Ratio Plts On-Grid 21 kWp Pada Perumahan Di Lampung Menggunakan Pvsyst Hardyanti, Andi Dyah Harum; Koerniawan, Tony; Fsj, Muammar Faiq; Sukmajati, Sigit; Pahiyanti, Novi Gusti; Nayusrizal
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5vb50p39

Abstract

Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memerlukan simulasi yang akurat untuk memastikan kinerja dan kelayakan sistem sebelum dibangun. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak PVsyst untuk mensimulasikan dan merancang sistem PLTS on-grid yang bertujuan mengurangi beban listrik pada suatu kawasan semi- perumahan. Lokasi penelitian berada di Perumahan Guru, Kotabumi, Lampung Utara, dengan total konsumsi energi listrik harian sebesar 242 kWh/hari yang berasal dari 35 rumah tangga. Sistem PLTS yang dirancang memiliki kapasitas 20 kWp, terdiri dari 102 modul fotovoltaik berdaya 205 Wp dan dua unit inverter masing-masing berkapasitas 10 kWp. Kelayakan sistem dievaluasi menggunakan parameter Performance Ratio (PR) serta perbandingan hasil simulasi PVsyst dengan perhitungan manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu mengurangi beban listrik sebesar sekitar 33%. Nilai Performance Ratio yang diperoleh dari simulasi PVsyst sebesar 85%, sedangkan dari perhitungan manual sebesar 83%. Energi listrik rata-rata tahunan yang dihasilkan berdasarkan simulasi PVsyst mencapai 30,23 MWh/tahun, sementara hasil perhitungan manual sebesar 29,55 MWh/tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan PLTS menggunakan PVsyst memberikan hasil yang mendekati perhitungan manual dan layak untuk diterapkan pada lokasi penelitian. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan teknis bagi perencana energi dan pengembang perumahan dalam merancang sistem PLTS skala kawasan dengan karakteristik beban serupa. Dari perspektif kebijakan, studi ini mendukung pengembangan kebijakan pemanfaatan PLTS atap berbasis komunitas sebagai strategi pengurangan beban jaringan dan peningkatan penetrasi energi terbarukan di sektor perumahan, khususnya di wilayah semi-perkotaan di Indonesia. Planning a Solar Power Plant (PLTS) requires accurate simulation to ensure system performance and feasibility before implementation. This study utilizes PVsyst software to simulate and design an on-grid PLTS system aimed at reducing electricity demand in a semi-residential area. The study location is in Perumahan Guru, Kotabumi, North Lampung, with a total daily electricity consumption of 242 kWh/day from 35 households. The designed PLTS system has a capacity of 20 kWp, consisting of 102 photovoltaic modules of 205 Wp each and two inverters with 10 kWp capacity each. System feasibility is evaluated using the Performance Ratio (PR) parameter and by comparing PVsyst simulation results with manual calculations. The analysis shows that the PLTS system can reduce total electricity demand by approximately 33%. The Performance Ratio obtained from PVsyst simulation is 85%, while the manual calculation yields 83%. The average annual energy produced based on PVsyst simulation is 30.23 MWh/year, compared to 29.55 MWh/year from manual calculation. The results indicate that PLTS planning using PVsyst produces results close to manual calculations and is feasible for implementation at the study site. Practically, the results of this study can serve as a technical reference for energy planners and housing developers in designing area-scale PV systems with similar load characteristics. From a policy perspective, this study supports the development of community-based rooftop PV policies as a strategy to reduce grid load and increase the penetration of renewable energy in the residential sector, particularly in semi-urban areas of Indonesia.
Prediksi Energi Dan Performance Ratio Plts On-Grid 21 kWp Pada Perumahan Di Lampung Menggunakan Pvsyst Hardyanti, Andi Dyah Harum; Koerniawan, Tony; Fsj, Muammar Faiq; Sukmajati, Sigit; Pahiyanti, Novi Gusti; Nayusrizal
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5vb50p39

Abstract

Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memerlukan simulasi yang akurat untuk memastikan kinerja dan kelayakan sistem sebelum dibangun. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak PVsyst untuk mensimulasikan dan merancang sistem PLTS on-grid yang bertujuan mengurangi beban listrik pada suatu kawasan semi- perumahan. Lokasi penelitian berada di Perumahan Guru, Kotabumi, Lampung Utara, dengan total konsumsi energi listrik harian sebesar 242 kWh/hari yang berasal dari 35 rumah tangga. Sistem PLTS yang dirancang memiliki kapasitas 20 kWp, terdiri dari 102 modul fotovoltaik berdaya 205 Wp dan dua unit inverter masing-masing berkapasitas 10 kWp. Kelayakan sistem dievaluasi menggunakan parameter Performance Ratio (PR) serta perbandingan hasil simulasi PVsyst dengan perhitungan manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu mengurangi beban listrik sebesar sekitar 33%. Nilai Performance Ratio yang diperoleh dari simulasi PVsyst sebesar 85%, sedangkan dari perhitungan manual sebesar 83%. Energi listrik rata-rata tahunan yang dihasilkan berdasarkan simulasi PVsyst mencapai 30,23 MWh/tahun, sementara hasil perhitungan manual sebesar 29,55 MWh/tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan PLTS menggunakan PVsyst memberikan hasil yang mendekati perhitungan manual dan layak untuk diterapkan pada lokasi penelitian. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan teknis bagi perencana energi dan pengembang perumahan dalam merancang sistem PLTS skala kawasan dengan karakteristik beban serupa. Dari perspektif kebijakan, studi ini mendukung pengembangan kebijakan pemanfaatan PLTS atap berbasis komunitas sebagai strategi pengurangan beban jaringan dan peningkatan penetrasi energi terbarukan di sektor perumahan, khususnya di wilayah semi-perkotaan di Indonesia. Planning a Solar Power Plant (PLTS) requires accurate simulation to ensure system performance and feasibility before implementation. This study utilizes PVsyst software to simulate and design an on-grid PLTS system aimed at reducing electricity demand in a semi-residential area. The study location is in Perumahan Guru, Kotabumi, North Lampung, with a total daily electricity consumption of 242 kWh/day from 35 households. The designed PLTS system has a capacity of 20 kWp, consisting of 102 photovoltaic modules of 205 Wp each and two inverters with 10 kWp capacity each. System feasibility is evaluated using the Performance Ratio (PR) parameter and by comparing PVsyst simulation results with manual calculations. The analysis shows that the PLTS system can reduce total electricity demand by approximately 33%. The Performance Ratio obtained from PVsyst simulation is 85%, while the manual calculation yields 83%. The average annual energy produced based on PVsyst simulation is 30.23 MWh/year, compared to 29.55 MWh/year from manual calculation. The results indicate that PLTS planning using PVsyst produces results close to manual calculations and is feasible for implementation at the study site. Practically, the results of this study can serve as a technical reference for energy planners and housing developers in designing area-scale PV systems with similar load characteristics. From a policy perspective, this study supports the development of community-based rooftop PV policies as a strategy to reduce grid load and increase the penetration of renewable energy in the residential sector, particularly in semi-urban areas of Indonesia.
Prediksi Energi Keluaran PLTS Off-Grid Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Amba, Muhammad Ilham; Koerniawan, Tony; Hardyanti, Andi Dyah Harum
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2zvn8v57

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid memiliki tantangan dalam menjaga ketersediaan energi akibat fluktuasi produksi yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Oleh karena itu, diperlukan metode prediksi energi yang dapat membantu memperkirakan ketersediaan energi pada periode berikutnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi energi keluaran PLTS off-grid menggunakan metode Backpropagation Feed Forward Neural Network. Data yang digunakan berupa energi keluaran PLTS, suhu lingkungan, dan iradiasi matahari yang dikumpulkan dari PLTS off-grid di IT-PLN selama tiga hari berturut-turut dengan interval pengukuran 15 menit pada rentang waktu pukul 09.00–15.00 WIB. Model jaringan syaraf tiruan dibangun menggunakan 75 neuron input yang terdiri atas data energi, suhu, dan iradiasi, satu hidden layer, serta 25 neuron output. Penentuan jumlah neuron pada hidden layer dan nilai learning rate dilakukan menggunakan metode trial and error. Hasil pelatihan menunjukkan konfigurasi terbaik diperoleh pada learning rate sebesar 0,2 dan jumlah neuron hidden layer sebanyak 20 neuron dengan nilai Mean Squared Error (MSE) sebesar 0,0000116. Pengujian model dilakukan secara terbatas menggunakan data hari ketiga dan menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 2,6158%. Nilai error terkecil diperoleh sebesar 0,00334% pada pukul 12.00, sedangkan error terbesar mencapai 24,322% pada pukul 09.15. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Backpropagation Feed Forward Neural Network memiliki potensi untuk digunakan dalam prediksi jangka pendek energi keluaran PLTS off-grid pada data pengujian yang digunakan. Namun, karena data penelitian hanya mencakup tiga hari pengamatan dan validasi dilakukan pada satu hari pengujian, hasil yang diperoleh masih bersifat studi awal (pilot study) dan belum dapat digeneralisasi untuk berbagai kondisi cuaca maupun musim. Penelitian lanjutan dengan data yang lebih panjang dan beragam diperlukan untuk mengevaluasi keandalan model secara lebih komprehensif. Off-grid Photovoltaic (PV) systems face challenges in maintaining energy availability due to fluctuations in power generation caused by changing weather conditions. Therefore, an energy forecasting method is required to estimate energy availability for future periods. This study aims to develop an energy output forecasting model for an off-grid PV system using the Backpropagation Feed Forward Neural Network method. The dataset consisted of PV energy output, ambient temperature, and solar irradiance collected from the off-grid PV system at IT-PLN over three consecutive days with a 15-minute sampling interval between 09:00 and 15:00. The neural network architecture comprised 75 input neurons representing energy, temperature, and irradiance data, one hidden layer, and 25 output neurons. The number of hidden neurons and learning rate were determined through a trial-and-error approach. The training results indicated that the optimal configuration was achieved with a learning rate of 0.2 and 20 hidden neurons, resulting in a Mean Squared Error (MSE) of 0.0000116. Model testing was conducted using data from the third day and produced a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 2.6158%. The smallest prediction error was 0.00334% at 12:00, while the largest error reached 24.322% at 09:15. These findings indicate that the Backpropagation Feed Forward Neural Network method shows potential for short-term forecasting of off-grid PV energy output under the testing conditions used in this study. However, since the dataset covered only three days of observation and validation was performed on a single testing day, the results should be considered a preliminary pilot study and cannot yet be generalized across different weather conditions or seasonal variations. Further studies employing longer and more diverse datasets are required to evaluate the robustness and generalizability of the proposed model.