Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode CPM dan Crashing pada Proyek Fabrikasi Jembatan B-60 di PT XYZ Umam, Khotibul; Syaugi, Ahmad; Syarif, Muhamad Rasyid; Izzati, Billa; Prastyo, Yudi
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.846

Abstract

Perencanaan dan pengendalian waktu serta biaya adalah faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek, termasuk proyek fabrikasi jembatan B-60 yang dikerjakan oleh PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menerapan metode Critical Path Metode (CPM) untuk menentukan jalur kritis dan membandingkan efektivitas strategi crashing dalam mempercepat pekerjaan proyek, dengan dua alternatif strategi crashing yaitu penambahan tenaga kerja dan penambahan jam kerja (lembur) selama 4 jam. Analisis ini dilakukan melalui pementaan kegiatan proyek, estimasi biaya dan waktu pada saat pengerjaan normal. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa jalur kritis proyek terdiri dari delapan kegiatan utama yang memiliki kontribusi signifikan terhadap total durasi. Penambahan tenaga kerja menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 86 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp. 156.217.011 Sementara itu, penambahan jam lembur selama 4 jam menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 90 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp. 172.013.879. Berdasarkan perbandingan efektivitas waktu dan biaya, alternatif penambahan tenaga kerja dinilai lebih efisien dan dipilih sebagai strategi crashing paling optimal dalam proyek ini
Faktor Penghambat Pendaftaran Merek Pada Umkm (Tapai Gambut 5 Saudagar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan) Rafly, Muhammad Sultan; Syaugi, Ahmad; Fauziannor, Ahmad; Rahman, M. Aditya
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1639

Abstract

Pendaftaran merek merupakan syarat lahirnya hak atas merek sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Bagi UMKM, merek yang terdaftar berperan penting untuk membangun identitas produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memberikan perlindungan hukum dari penggunaan tanpa izin. Namun, tingkat pendaftaran merek pada UMKM masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang menghambat pendaftaran merek pada UMKM Tapai Gambut 5 Saudagar di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi lapangan dan studi pustaka, dengan data primer diperoleh dari wawancara terhadap Ibu Nurul Husna selaku anak pemilik usaha, serta data sekunder dari peraturan perundang-undangan dan literatur ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan pendaftaran merek dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi keterbatasan pemahaman mengenai prosedur dan mekanisme pendaftaran merek sehingga proses dianggap rumit, serta pertimbangan biaya pendaftaran yang dinilai relatif mahal bagi UMKM. Faktor eksternal berupa minimnya sosialisasi, edukasi, dan pendampingan dari pihak terkait (DJKI maupun pemerintah daerah) kepada pelaku UMKM. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan literasi HKI, pendampingan teknis pendaftaran, serta kebijakan keringanan biaya/subsidi agar pendaftaran merek UMKM dapat meningkat.