Osi Karina Saragih
Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Politik Gambut Bagi Perempuan di Kelurahan Kalampangan Juli Natalia Silalahi; Osi Karina Saragih; Anisa Pebrianti; Jenni Hutasoit; Sugiarti Sugiarti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/mvssek93

Abstract

The main focus of this community service activity is to make Kalampangan women the key actors in environmental sustainability, particularly in the management of peatland agricultural products. The role of political education on peatland aims to provide Kalampangan women with information and knowledge about peatland issues (from a political peatland perspective) so that they can actively protect peatlands, manage them for economic value, and ensure environmental sustainability. Another benefit is to enable women to contribute and participate in discussions for decision-making related to natural resource management from a gender perspective. The community service method used in this activity consists of four stages. The first stage involves conducting a socialization session titled “Peatland and Women: Issues, Impacts, and Initiatives.” The second stage of this community service activity is to form the “Women Caring for Peatland” group. The third stage is the symbolic tree planting as a form of commitment to peatland preservation. The final stage is the evaluation, which aims to assess the impact of the activity on participants' knowledge and awareness, as well as identify the challenges faced in the future management of peatland.
DINAMIKA PENGASUHAN ANAK DALAM PERKAWINAN LINTAS BUDAYA (STUDI TENTANG POTENSI KONFLIK BUDAYA ANTARA PASANGAN SUKU BATAK TOBA DAN DAYAK DI KOTA PALANGKA RAYA) Sarah Siregar; Saputra Adiwijaya; Osi Karina Saragih
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v7i3.105590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika pengasuhan anak dalam lintas perkawinan antara suku Batak Toba dan suku Dayak di Kota Palangka Raya. Fokus penelitian diarahkan untuk menganalisis nilai-nilai budaya, bentuk adaptasi, serta potensi konflik yang muncul dalam praktik pengasuhan anak di keluarga multietnik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan tiga pasangan suami istri lintas budaya dan satu tokoh adat Dayak sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sistem nilai Dalihan Na Tolu (Batak Toba) dan filosofi Lombok Hakapetaki (Dayak) melahirkan proses negosiasi budaya yang dinamis. Konflik yang muncul umumnya berkaitan dengan peran gender, cara mendisiplinkan anak, dan penerapan nilai adat maupun agama. Namun, melalui komunikasi terbuka, musyawarah keluarga, dan adaptasi nilai, pasangan mampu membangun pola pengasuhan hibrid yang seimbang antara hierarki dan kesetaraan, serta menjaga keharmonisan keluarga di tengah keberagaman budaya