Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan dan Maintenance Peralatan Kesehatan pada PusTu dan PuskesDes di Wilayah Bangli Utara Permana S, I Made Adhi; Suhartono, Suhartono; Mahardiananta, I Made Agus; Dharmayanti, Cokorda Istri; Gunawan, I Kadek Agus Riki; Sadwika, I Wayan; Guna, I Nyoman Satya Indra; Sariada, I Wayan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1051

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Puskesmas Pembantu (PusTu) dan Puskesmas Desa (PuskesDes) merupakan bagian penting dari jejaring pelayanan kesehatan primer di wilayah Bangli Utara. Kondisi pengelolaan peralatan kesehatan saat ini pada PusTu dan PuskesDes di Wilayah Bangli Utara belum terinventarisir lengkap, sehingga sulit untuk melakukan pengecekan alat yang mengalami kerusakan/kalibrasi yang sudah melewati batas. Kegiatan yang dilaksanakan berfokus pada manajemen inventaris peralatan, perbaikan peralatan yang rusak, pemeliharaan preventif serta edukasi tata cara penggunaan alat kesehatan. Perbaikan dan edukasi penggunaan dilakukan agar alat kesehatan dapat berfungsi baik sehingga meningkatkan akurasi pemeriksaan, efektivitas intervensi medis, serta keselamatan pasien. Kedepannya perlu diadakan pemantauan mengenai perawatan peralatan kesehatan setelah kegiatan selesai. Selain itu juga perlu diadakan kalibrasi peralatan kesehatan yang telah habis masa berlakunya agar hasil pengukuran lebih akurat.
Artificial Intelligence in Healthcare in Indonesia: Are We Ready to Race for Golden Indonesia 2045? Sadwika, I Wayan
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i2.32707

Abstract

Indonesia stands at a decisive moment in implementing artificial intelligence (AI) to advance its healthcare system toward the Golden Indonesia 2045 vision. Despite promising clinical results, substantial gaps in infrastructure, regulation, and workforce capacity persist. This analytical review evaluates the current implementation of AI in Indonesian healthcare, identifies key barriers, and proposes strategic recommendations to achieve equitable and responsible AI integration aligned with national development goals. A narrative synthesis was conducted using targeted literature from PubMed, Google Scholar, Garuda, and SINTA (2020–2025), supplemented by national policy documents, SATUSEHAT governance reports, and Delphi consensus studies. Forty-two sources addressing clinical applications, regulatory frameworks, infrastructure, workforce readiness, and equity were thematically analyzed. Comparative benchmarking included regional maturity catalogues and international standards (EU AI Act, Singapore, Australia). AI demonstrates strong efficacy in diagnostics (e.g., 89.3% accuracy in diabetic retinopathy screening), telemedicine, and chronic disease management. However, Indonesia’s AI healthcare maturity score (52/100) lags behind Singapore (92) and Malaysia (78), constrained by fragmented regulation, rural digital divides, limited workforce AI literacy (≈58.7% lacking competence), and governance gaps in transparency and explainability. Coordinated policy reform, infrastructure investment, workforce training, and equity-focused implementation are essential to prevent technological dependency and fulfill AI’s potential for achieving universal health coverage by 2045.