Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PETERNAK MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI SILASE: STUDI DI DESA SEMBILANGAN, BANGKALAN Sofia Rineksa Hapsari; Jelita Shelfira Jhemas; Museyyenah; Onky Yulyandi Varel; Silvia Rohmawati; Rida Febriarti Putri; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ksjnq362

Abstract

Ketersediaan hijauan segar sebagai pakan ternak di Desa Sembilangan sangat bergantung pada musim, sehingga peternak kerap menghadapi kekurangan pakan saat kemarau. Kondisi ini menunjukkan urgensi penerapan teknologi pengawetan pakan seperti silase yang relevan untuk meningkatkan ketahanan pakan dan kemandirian peternak. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memproduksi silase secara benar melalui pelatihan terpadu berbasis teori dan praktik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan langsung dengan ceramah, diskusi, dan demonstrasi lapangan mengenai tahapan pembuatan silase, didampingi oleh ahli dari Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan. Data diperoleh melalui observasi, keterlibatan peserta, dan evaluasi hasil praktik. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi lebih dari dua puluh lima peternak, antusiasme dalam diskusi, serta kemampuan peserta mengikuti seluruh tahapan pembuatan silase mulai dari pencacahan bahan, pencampuran EM4, molase, dan dedak, hingga pemadatan dan penyimpanan. Silase yang dihasilkan menunjukkan kualitas baik dengan warna hijau kekuningan, aroma asam segar, tekstur padat, dan bebas jamur, menandakan keberhasilan fermentasi. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman teknis peternak dan mendorong pemanfaatan hijauan berlimpah pada musim hujan sebagai cadangan pakan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan kemandirian peternak dalam memproduksi silase berkualitas dengan metode sederhana namun sesuai standar fermentasi. Implikasi kegiatan mencakup penguatan ketahanan pakan ternak serta optimalisasi sumber daya lokal. Penelitian selanjutnya disarankan mengevaluasi kualitas nutrisi silase secara laboratorium dan mengukur dampaknya terhadap performa ternak.