Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGUATAN PERAN LANGGAR SEBAGAI MEDIUM KELUARGA DALAM UPAYA PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI MADURA Mery Atika
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.132 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v10i2.6594

Abstract

Lingkungan keluarga memiliki peran besar terhadap proses pembentukan karakter anak. Upaya pembentukan pendidikan karakter di lingkungan keluarga di Madura bukan tidak pernah ada, justru termanifestasikan secara nyata dalam pola kehidupan masyarakat sehari-harinya. Warisan kultural yang selama ini melekat dalam kehidupan masyarakat Madura menjadi suatu kekuatan yang sangat bernilai bagi berlangsungnya pendidikan karakter anak yaitu melalui media langgar. Langgar memiliki arti yang penting bagi masyarakat Madura. Langgar berfungsi sebagai pusat aktivitas laki-laki, yaitu transfer nilai religi, sebagai tempat bekerja pada siang hari, tempat menerima tamu, tempat istirahat dan tidur laki-laki, serta dipakai untuk melakukan ritual keseharian. Langgar bagi masyarakat Madura merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemukiman mereka. Pola pemukiman taneyan lanjang yang menjadi kekhasan pemukiman Madura sampai saat ini, menjadikan langgar adalah bagian utama dari pemukiman yang dimiliki masyarakat Madura pada umumnya. Langgar menjadi simbol utama dalam pola pemukiman ini, sehingga langgar selalu dapat dipastikan menjadi pusat interaksi dalam sistem kekerabatan atau keluarga di Madura. Langgar biasanya berada di tengah-tengah paling barat dalam tata urutan taneyan lanjang. Fungsi langgar dalam pemukiman keluarga Madura tidak hanya sebagai pusat ritual keagamaan namun menjadi pusat interaksi sosial antara keluarga atau kerabat didalamnya. Langgar menjadi simbol bagaimana masyarakat Madura memperlakukan laki-laki dan perempuan dalam interaksi keseharian dalam artian, langgar menjadi pusat bagaimana tatakrama, sopan-santun, nilai-nilai moral diberlakukan dalam keseharian kehidupan keluarga Madura, sehingga melakukan penguatan terhadap sumberdaya strategis yakni peran langgar sebagai media menjadi suatu alternatif yang paling mungkin dalam upaya keluarga membentuk pendidikan karakter anak dalam lingkungan pemukiman di Madura.
Development of Coastal Tourism Potential Lombang Beach Based on Customer Perceived Value Atika, Mery; Ariyani, Yan; Risqullah, Alfiyan
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v15i1.26013

Abstract

The potential that exists in the northern coastal area of Sumenep Regency is very diverse and abundant. In line with the sector that is being intensively developed by the Indonesian government, namely the tourism sector. Indonesia is also classified as a maritime country which certainly makes it one of the various factors why Indonesia is aggressively developing the coastal or marine tourism sector. This is inseparable from the principle of sustainable tourism development which maintains the integrity of natural, economic and social development, and ensures the maintenance of natural and cultural resources. Considering that Madura is a popular tourist island with 126 small islands and 48 inhabited islands, Sumenep Regency has the greatest potential for the development of coastal or marine tourism in Madura. The purpose of this study was to determine the development of coastal tourism in Lombang Beach based on customer perceived value in Sumenep.   This research is a community mapping using qualitative methods with semi-structured interviews to obtain in-depth results in describing research results based on aspect categories.  The research respondents were 24 Lombang beach tourists in Sumenep. The results of this study present a from of development that has been concluded based on costumer perceived value,  where the results of respondents' submission based on aspects are described with different levels, as for things that need to be maintained, improved and developed from Lombang Beach both in terms of services, environment, and physical facilities in order to provide a positive experience to Lombang Beach tourists.Keywords:  Coastal Tourism, Customer Perceived Value, Lombang Beach, Sumenep, Community Mapping
Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini pada Santriwati Pondok Pesantren Assyafi’iyah, Desa Tamberu, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan Madura Bawono, Yudho; Rohmah, Nailur; Wahyuni, Hera; Rosyidah, Rezkiyah; Istiqomah, Nur; Setyaningsih, Setyaningsih; Abidin, Zainal; Hanim, Lailatul M; Atika, Mery; Rini, Hapsari Puspita; Arnani, Ni Putu Rizky; Herawati, Netty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i2.816

Abstract

Sejumlah data menunjukkan Indonesia termasuk negara yang memiliki angka pernikahan dini yang cukup tinggi di dunia. Data UNICEF per akhir tahun 2022 menunjukkan bahwa saat ini Indonesia berada di peringkat ke-8 di dunia dan ke-2 di ASEAN. Di Indonesia, pernikahan dini terjadi hampir di semua wilayah, termasuk di Pulau Madura, yang terjadi secara merata di empat kabupaten, termasuk Kabupaten Pamekasan. Menyadari hal tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi pencegahan pernikahan dini pada santriwati Pondok Pesantren Assyafi’iyah, Desa Tamberu, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan-Madura.  Kegiatan ini melibatkan 43 santriwati yang berusia 13-15 tahun. Edukasi dilakukan dengan penyampaian materi pencegahan pernikahan dini yang dilanjutkan sesi diskusi dan permainan dengan membagi 5 kelompok. Hasil edukasi menunjukkan santriwati memiliki keinginan kuat untuk tidak melakukan pernikahan dini. Hasil ini diharapkan dapat dijadikan sebagai tindak lanjut pimpinan pondok pesantren maupun pemerintah desa dalam mengeluarkan kebijakan terkait pencegahan pernikahan dini.
Spirituality and Revisit Intention in Religious Tourism Tomb of Shaikhona Kholil Bangkalan Atika, Mery; Ariyani , Yan; Putri , Ivon Valentina
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.673

Abstract

Religious tourism is one of the tourist destinations that has the potential to be developed in Madura. Pesaraen Tomb of Syaikhona Kholil Bangkalan as a religious tourism destination is ranked first in terms of tourist visits in Madura. Pilgrimages to the graves of the saints are then carried out as a form of respect for the saints where the pilgrims send prayers, make dhikr, and ask Allah SWT for forgiveness for the spirits of the saints. Apart from paying respect, some pilgrims also come with the aim of increasing spirituality. This study aims to find out whether spirituality is related to intention to revisit. The research method used in this research is a quantitative method using the Accidental Sampling technique on pilgrims to the Syaikhona Kholil Tomb, totaling 135 respondents. The data analysis used is the product moment analysis technique. The results of this study show that spirituality is related to the intensity of pilgrims revisiting the grave of Syaikhona Kholil Bangkalan with a significance value of 0.016. Highlights: Spirituality correlates with pilgrims' intention to revisit the Tomb of Syaikhona Kholil. Pilgrims visit for blessings, spiritual connection, and to seek Allah's forgiveness. The Syaikhona Kholil Tomb is the top religious tourism destination in Bangkalan. Keywords: Spirituality, Revisit Intentions, Religious Tourism, Tomb of Shaikhona Kholil Bangkalan
PSIKOEDUKASI PENGGUNAAN GADGET SECARA BIJAK PADA ANAK USIA DINI DI TK DHARMA WANITA DESA DAKIRING Devi Lailatus Zahro; Ahmad Nabiel Azam; Rizka Wafira Ubaydila; Devi Tata Aulia; Dinia Rahmawati; Ismawati; Sabrina Salsabilla Fitriani; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dvfcjb93

Abstract

Meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia dini berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila tidak diimbangi dengan pendampingan orang tua dan guru. Berdasarkan asesmen awal di TK Dharma Wanita Persatuan 04 Buluh, ditemukan bahwa sebagian besar anak menggunakan gadget tanpa pengawasan, terutama untuk bermain game dan menonton konten digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua, guru, dan anak mengenai penggunaan gadget yang bijak melalui psikoedukasi dan psikodrama. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, psikoedukasi kepada guru dan orang tua, serta psikoedukasi kepada anak TK dalam bentuk bermain peran atau roleplay. Dalam program psikoedukasi yang melibatkan 29 wali murid , terjadi peningkatan skor rerata dari pre-test (6.22) ke post-test (6.63), di mana terdapat peningkatan pengetahuan, yang mengindikasikan dampak positif intervensi terhadap pemahaman orang tua dalam penanganan isu gadget. Sementara itu, kegiatan psikoedukasi pada anak TK yang melibatkan 35 murid berhasil menstimulasi pemahaman bahaya gadget, ditunjukkan dengan antusiasme dan atensi penuh yang ditunjukkan oleh anak-anak selama kegiatan berlangsung.
PERAN INTERVENSI PSIKOLOGI DALAM MENINGKATKAN PERILAKU AMAN MELALUI PENYULUHAN KETENAGAKERJAAN DAN WORKSHOP K3 DI WISATA KRAHIGA DESA KRAMAT Nur Dian Ayu Safitri; Adinda Ratna Sari; Vindy Triagatha Br Sinuhaji; Rangga Prashagi; Bayu Firmansyah; Rieke Aurillia Faqieh; Rafi Nugraha Nusantara; Alfina Nugrahayni Ashfihani; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jfadnp71

Abstract

Desa Kramat merupakan kawasan yang memiliki potensi dalam sektor pariwisata, terutama dengan adanya Wisata Krahiga atau yang sering disebut juga sebagai Wisata Susur Sungai Amazon. Wisata ini didukung oleh kondisi geografis di daerah Desa Kramat dan peningkatan fasilitas setiap tahunnya. Melihat perkembangan minat dan infrastruktur, Wisata Krahiga masih belum sepenuhnya menerapkan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Padahal, menurut beberapa studi, sektor wisata air memiliki tingkat resiko yang tinggi terhadap keamanan maupun keselamatan. Alat keselamatan di wisata ini masih terbatas, tidak ada rambu peringatan, dan pagar pembatas yang hanya dibatasi tali tambang. Selain itu operator kapal masih belum mendapatkan pelatihan resmi dan terstandarisasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk itu program intervensi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja melalui program penyuluhan ketenagakerjaan dan workshop K3. Dengan adanya program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pariwisata yang lebih aman, meningkatkan kesadaran keselamatan di semua pihak, serta memperkuat keberlanjutan pengelolaan pariwisata di Desa Kramat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Hasil yang diperoleh setelah diadakannya program ini adalah peningkatan pemahaman POKDARWIS terhadap pengelolaan wisata yang aman karena adanya praktik langsung untuk mengatasi kecelakaan lapangan. Selain itu, rambu keselamatan seperti titik kumpul evakuasi sudah terpasang, hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PETERNAK MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI SILASE: STUDI DI DESA SEMBILANGAN, BANGKALAN Sofia Rineksa Hapsari; Jelita Shelfira Jhemas; Museyyenah; Onky Yulyandi Varel; Silvia Rohmawati; Rida Febriarti Putri; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ksjnq362

Abstract

Ketersediaan hijauan segar sebagai pakan ternak di Desa Sembilangan sangat bergantung pada musim, sehingga peternak kerap menghadapi kekurangan pakan saat kemarau. Kondisi ini menunjukkan urgensi penerapan teknologi pengawetan pakan seperti silase yang relevan untuk meningkatkan ketahanan pakan dan kemandirian peternak. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memproduksi silase secara benar melalui pelatihan terpadu berbasis teori dan praktik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan langsung dengan ceramah, diskusi, dan demonstrasi lapangan mengenai tahapan pembuatan silase, didampingi oleh ahli dari Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan. Data diperoleh melalui observasi, keterlibatan peserta, dan evaluasi hasil praktik. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi lebih dari dua puluh lima peternak, antusiasme dalam diskusi, serta kemampuan peserta mengikuti seluruh tahapan pembuatan silase mulai dari pencacahan bahan, pencampuran EM4, molase, dan dedak, hingga pemadatan dan penyimpanan. Silase yang dihasilkan menunjukkan kualitas baik dengan warna hijau kekuningan, aroma asam segar, tekstur padat, dan bebas jamur, menandakan keberhasilan fermentasi. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman teknis peternak dan mendorong pemanfaatan hijauan berlimpah pada musim hujan sebagai cadangan pakan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan kemandirian peternak dalam memproduksi silase berkualitas dengan metode sederhana namun sesuai standar fermentasi. Implikasi kegiatan mencakup penguatan ketahanan pakan ternak serta optimalisasi sumber daya lokal. Penelitian selanjutnya disarankan mengevaluasi kualitas nutrisi silase secara laboratorium dan mengukur dampaknya terhadap performa ternak.
SOSIALISASI DIGITALISASI UMKM UNTUK MENINGKATKAN CITRA PRODUK DAN DAYA SAING EKONOMI LOKAL MASYARAKAT DESA PANGPONG Dyah Nuraini; Fitri Camelia; Maulydah April Kiswandari; Ummi Kulsum; Naufal Farid Nugroho; Septania Ayu Irmanda; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9ypk6y63

Abstract

Program sosialisasi digitalisasi UMKM dan penerapan QRIS di Desa Pangpong bertujuan meningkatkan citra produk serta daya saing ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini meliputi sosialisasi strategi branding, penggunaan media digital untuk promosi, serta pendampingan penerapan sistem pembayaran non-tunai QRIS. Program dilaksanakan dengan pendekatan asesmen dan intervensi komunitas kepada 20 pelaku UMKM, mayoritas di sektor kuliner. Metode pelaksanaan mengombinasikan penyampaian materi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan teknis secara personal kepada setiap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adopsi QRIS berjalan sangat baik, ditandai dengan seluruh peserta berhasil memiliki dan menggunakan QRIS dalam transaksi usaha mereka. Sementara itu, pemahaman terkait digitalisasi pemasaran dan branding mengalami peningkatan awal yang signifikan, namun implementasinya masih memerlukan pendampingan lanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dan konsisten. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun fondasi digital UMKM serta mendukung penguatan ekonomi lokal secara bertahap dan berkelanjutan menuju transformasi digital yang menyeluruh.
Optimalisasi Identitas Desa melalui Place Branding: Pembuatan Logo, Video Profile, dan Site Plan Alun-Alun Desa Alfina Damayanti; Inaya Alya Fatiha; Mufidatul Imanda A; Rizki Dwi Ananta; Muhammad Noufal A; Rahel Amanda Manullang; Mery Atika
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kese
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i4.2666

Abstract

This Community Intervention activity aims to optimize the identity of Ujung Piring Village through place branding, which includes creating a village logo, profile video, and designing a site plan for the village square. The main problems faced by the village are the lack of a strong visual identity to optimise its potential and structured planning of village space/facilities. The methods used in the village site plan development activity were observation, interviews, and focus group discussions (FGDs). The results of the activity showed that the village logo successfully represented local values and history symbolically; the profile video was an effective medium for public communication; and the village square site plan provided direction for the development of a functional, aesthetic public space that supports social interaction. This activity proves that place branding can strengthen village identity, increase community engagement, and open up opportunities for village economic development. Further evaluation and monitoring are needed to assess the long-term impact of the implementation of this work program.