Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN MODEL KONSEPTUAL TATA KELOLA E-GOVERNANCE DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL BERBASIS COBIT 2019 Royatuddin; Tata Sutabri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2knbd51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang model konseptual tata kelola e-governance berbasis COBIT 2019 sebagai upaya mendukung transformasi digital pada sektor publik. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan akan tata kelola teknologi informasi yang terstruktur, terukur, dan selaras dengan tujuan strategis pemerintahan dalam menghadapi berbagai tantangan implementasi e-governance, seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi sumber daya manusia, serta kurangnya mekanisme pengendalian dan evaluasi TI. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menganalisis konsep e-governance, tata kelola TI, transformasi digital sektor publik, serta komponen dan domain dalam COBIT 2019. Hasilnya adalah model konseptual yang terdiri dari tiga komponen utama yaitu input, proses, dan output. Komponen input mencakup kebijakan strategis, kompetensi SDM, infrastruktur TI, dan kebutuhan pemangku kepentingan. Komponen proses dirancang berdasarkan struktur governance dan management COBIT 2019 yang meliputi fungsi EDM, APO, BAI, DSS, dan MEA. Sementara itu, komponen output berupa tingkat kapabilitas tata kelola TI sebagai indikator kematangan implementasi. Model ini diharapkan dapat menjadi acuan konseptual bagi instansi pemerintah dalam merancang tata kelola e-governance yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
KONSEP METAVERSE DALAM TRANSFORMASI RUANG DIGITAL PADA ERA VIRTUALISASI Royatuddin; Tata Sutabri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/43505z56

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi ruang digital secara signifikan, terutama melalui proses virtualisasi yang memungkinkan berbagai aktivitas manusia berpindah dari ruang fisik ke ruang digital. Salah satu wujud paling kompleks dari transformasi ini adalah metaverse, yang menghadirkan ruang virtual tiga dimensi yang imersif, terhubung, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep metaverse dalam konteks transformasi ruang digital pada era virtualisasi serta memahami implikasinya terhadap pola interaksi sosial dan aktivitas manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan ruang digital, virtualisasi, dan metaverse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metaverse merupakan evolusi lanjutan dari ruang digital yang tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai ekosistem virtual yang mampu mengakomodasi aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya secara terpadu. Integrasi teknologi seperti virtual reality, augmented reality, kecerdasan buatan, dan blockchain memperkuat karakter metaverse sebagai ruang digital yang imersif dan persisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metaverse berperan penting dalam membentuk paradigma baru ruang digital pada era virtualisasi, di mana batas antara realitas fisik dan virtual semakin kabur.