Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RISOL MAYO SEBAGAI USAHA KULINER KREATIF UNTUK MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT KAMPUNG 1 TARAKAN Nurul Hidayat; Maila Amalia Fitri; Andi Syakilah Nur Azmadhanifah; Kezia Daniella Karaeng; Syarah Afiah Sofyan; Adelia Fitri Ramadhani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/m3pmk459

Abstract

Dunia kuliner tidak ada habisnya untuk dibahas, selalu ada kreasi kreatif yang menghadirkan inovasi kuliner. Risol mayo adalah salah satu camilan yang kini semakin digemari masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Program pengabdian penyuluhan tentang risol mayo sebagai ide usaha kuliner kreatif di Kelurahan Kampung 1 Kota Tarakan diharapkan dapat menjadikan masyarakat menjadi terinspirasi untuk berwirausaha. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Kampung 1, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada 7 Oktober 2025 pukul 16:00-18:00 WITA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga Kelurahan Kampung 1 RT 11 Kota Tarakan melalui pengembangan usaha kuliner kreatif berbasis risol mayo. Program ini dirancang sebagai upaya mendorong kreativitas dan keterampilan usaha masyarakat Kampung 1. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, dan difusi IPTEKS. Pendidikan masyarakat dilakukan melalui sosialisasi pentingnya berwirausaha. Pelatihan dilaksanakan melalui demostrasi dan praktik langsung pembuatan risol mayo. Difusi IPTEKS diterapkan melalui transfer keterampilan produksi sehingga peserta mampu menghasilkan produk yang berpotensi ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam membuat risol mayo, bertambahnya wawasan kewirausahaan, serta munculnya minat untuk mencoba memproduksi dan menjual risol mayo secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan keterampilan kuliner kreatif dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.