Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS BALANCED CRYSTALLOIDS DIBANDINGKAN NORMAL SALINE DALAM RESUSITASI CAIRAN PADA PASIEN SYOK SEPSIS: LITERATUR REVIEW Azkiyyatu Zahra; Sihab; Hana Ariyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/eaq5rd31

Abstract

Penatalaksanaan pasien kritis, terutama pasien dengan sepsis dan syok sepsis, membutuhkan terapi cairan intravena. Namun, masih ada perdebatan di klinik tentang jenis cairan resusitasi yang paling baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara naratif bukti ilmiah terbaru tentang seberapa efektif kristal imbang dibandingkan saline normal dalam resusitasi cairan pada pasien yang mengalami syok sepsis. Penelitian menggunakan pertimbangan cerita. Dengan menggunakan operator Boolean AND, artikel dikumpulkan melalui database PubMed, ScienceDirect, EBSCOhost, dan Google Scholar dengan kata kunci seperti "kristal cair yang seimbang", "resusitasi cairan normal", "sepsis", dan "perawatan kritis". Kerangka PICOS (Populasi: pasien dewasa yang menderita sepsis atau syok sepsis; Intervention: kristalloid yang seimbang; Perbandingan: saline normal; Hasil: mortalitas, cedera ginjal akut, dan luaran klinis; Desain penelitian: tinjauan sistematis, meta-analisis, dan tinjauan kisah). Artikel berbahasa Inggris atau Indonesia yang dipublikasikan pada tahun 2019–2025. Lima artikel yang memenuhi kriteria analisis dipilih melalui proses seleksi yang didasarkan pada alur PRISMA. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan crystalloid yang seimbang cenderung memiliki hasil klinis yang lebih baik, terutama dalam hal mengurangi risiko cedera ginjal akut dan komplikasi metabolik. Mereka juga menunjukkan tren penurunan kematian dibandingkan dengan saline normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan cairan resusitasi harus disesuaikan dengan kondisi klinis pasien dan disertai dengan pengawasan ketat dan strategi manajemen cairan yang dinamis.
Strategi Penyehatan Lingkungan Pemukiman Dalam Pencegahan Penyakit Menular di Indonesia: Literatur Review Azkiyyatu Zahra; Lilis Lismayanti
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v3i4.1965

Abstract

 Communicable diseases remain one of the leading public health burdens in Indonesia, particularly in densely populated residential areas and communities with inadequate sanitation. Poor housing conditions including insufficient ventilation, overcrowding, excessive humidity, inadequate lighting, and improper waste and wastewater management have been shown to increase the risk of respiratory infections, diarrhea, and other environment-related diseases. This literature review aims to identify effective environmental health strategies for preventing communicable diseases by synthesizing findings from 11 scientific articles published between 2014 and 2025. The review shows that basic sanitation, indoor air quality, waste management, and the implementation of the Community-Based Total Sanitation (STBM) program are key determinants in reducing disease incidence. Additionally, successful interventions depend heavily on clean and healthy living behaviors (PHBS) and active community participation. These findings highlight the importance of a comprehensive approach that integrates physical environmental improvements, health education, and community empowerment to create healthy settlements and sustainably reduce the risk of communicable diseases.