Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN ALOKASI BIAYA BERSAMA PADA WISNA FRESH FROZEN FOOD Chaliestha Putri Dwi Asti; Diva Rifa’ul Mujayyanah; Nia Kartika Putri; Septiani Tri Pamungkas Sari; Halleina Rejeki Putri Hartono
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7nf2s952

Abstract

Persaingan usaha pada industri makanan beku (frozen food) menuntut pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menetapkan harga jual yang kompetitif dengan tetap memperhatikan perolehan laba. Penetapan harga jual yang tepat sangat dipengaruhi oleh ketepatan perhitungan harga pokok produksi (HPP). Wisna Fresh Frozen Food merupakan usaha yang memproduksi lebih dari satu jenis produk dalam satu proses produksi sehingga menimbulkan biaya bersama yang perlu dialokasikan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dengan alokasi biaya bersama pada Wisna Fresh Frozen Food. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi biaya produksi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi seluruh biaya produksi, mengelompokkan biaya bersama, serta mengalokasikan biaya tersebut ke masing-masing produk menggunakan metode nilai jual relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisna Fresh Frozen Food belum melakukan perhitungan HPP secara rinci dan sistematis. Setelah dilakukan alokasi biaya bersama, diperoleh HPP per pack untuk produk udang keju sebesar Rp13.474, tahu walik sebesar Rp11.231, dan drumb stick sebesar Rp11.976. Hasil tersebut menunjukkan bahwa HPP masing-masing produk masih berada di bawah harga jual yang ditetapkan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam menetapkan harga jual yang lebih akurat serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.