Kepemimpinan pendidikan di era kontemporer menghadapi tantangan kompleks berupa krisis nilai, menurunnya kualitas relasi kemanusiaan, serta tuntutan efektivitas manajerial yang semakin tinggi. Kondisi tersebut menuntut hadirnya model kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja organisasi, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan kemanusiaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mengonstruksi model kepemimpinan Islam humanistik melalui studi implementasi nilai Rahmatan lil ‘Alamin dalam manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah buku-buku akademik terbitan sepuluh tahun terakhir serta artikel jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan kepemimpinan Islam, humanisme, dan manajemen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan Islam humanistik merupakan integrasi antara prinsip kepemimpinan Islam dan nilai-nilai humanistik universal yang menempatkan manusia sebagai subjek utama dalam proses manajemen pendidikan. Nilai Rahmatan lil ‘Alamin terimplementasi melalui dimensi keadilan, kasih sayang, toleransi, dan tanggung jawab sosial yang secara signifikan membentuk pola kepemimpinan yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Model kepemimpinan ini berkontribusi pada terciptanya iklim organisasi pendidikan yang kondusif, penguatan budaya kerja kolaboratif, serta peningkatan kualitas tata kelola lembaga pendidikan secara berkelanjutan. Temuan ini memperkuat argumentasi bahwa kepemimpinan berbasis nilai spiritual dan humanistik memiliki relevansi strategis dalam menjawab tantangan manajemen pendidikan modern. Artikel ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan kepemimpinan pendidikan Islam serta menjadi rujukan konseptual dan praktis bagi pimpinan lembaga pendidikan dalam mengembangkan model kepemimpinan yang berorientasi pada nilai Rahmatan lil ‘Alamin.